Warga Moiso Geruduk PDAM, Tuntut Air Bersih dan Desak Direktur Bertanggung Jawab

Kierahapost.com Riski Samsudin
Warga Moiso Geruduk PDAM, Tuntut Air Bersih di Halbar (Dok/istimewa)

HALBAR – Persoalan pelayanan air bersih di Desa Moiso, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mendapat sorotan keras dari masyarakat.

Warga Desa Moiso bersama Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Moiso (IPPMM) Jailolo Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Unit PDAM Jailolo Selatan, Senin (28/9/2026).

Massa aksi memprotes pelayanan air bersih yang dinilai tidak memberikan kepastian kepada masyarakat. Mereka mendesak PDAM Halmahera Barat segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan distribusi air ke Desa Moiso.

Ketua IPPMM, Azis Majid, menegaskan masyarakat tidak menuntut sesuatu yang berlebihan. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang menjadi bagian penting dari pelayanan publik.

“Air adalah kebutuhan dasar. Masyarakat tidak sedang meminta kemewahan dan tidak sedang meminta perlakuan khusus. Masyarakat hanya menuntut pelayanan yang layak, jelas, teratur dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Azis dalam orasinya.

Ia menilai kewajiban masyarakat sebagai pelanggan harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab PDAM sebagai penyelenggara pelayanan.

Menurut Azis, setiap gangguan distribusi air harus disertai penjelasan terbuka dan langkah penyelesaian yang jelas, bukan sekadar alasan yang terus berulang.

“Ketika masyarakat menjalankan kewajibannya sebagai pelanggan, maka penyelenggara pelayanan juga harus menjalankan tanggung jawabnya. Jika pelayanan terganggu, berikan penjelasan. Jika terjadi kerusakan, lakukan perbaikan. Jika fasilitas tidak memadai, maka benahi dan carikan solusi,” katanya.

Azis bahkan mendesak PDAM tidak lagi hanya meminta masyarakat menunggu tanpa kepastian. Ia meminta pihak PDAM menjelaskan secara terbuka akar persoalan, solusi yang disiapkan serta target penyelesaiannya.

Persoalan semakin dipertanyakan warga karena kondisi distribusi air di Desa Moiso disebut berbeda dengan sejumlah desa lain di wilayah Jailolo Selatan.

“Anehnya, di desa lain air mengalir normal, bahkan mengalir setiap saat. Tetapi di Desa Moiso kami kesulitan mendapatkan air. Apalagi di musim kemarau seperti sekarang, kami semakin kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkap Azis.

Atas kondisi tersebut, IPPMM bersama masyarakat mendesak Unit PDAM Jailolo Selatan segera melakukan pembenahan jaringan, termasuk mengganti jalur pipa yang dinilai menjadi salah satu persoalan distribusi air menuju Desa Moiso.

“Kami minta Unit PDAM Jailolo Selatan segera melakukan pergantian jalur pipa agar distribusi air dapat berjalan normal,” ujarnya.

Azis menegaskan persoalan tersebut tidak boleh dianggap sebagai masalah kecil karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Persoalan air bukan persoalan satu rumah, satu keluarga maupun satu kelompok tertentu. Ketika pelayanan air terganggu, masyarakat secara luas dapat merasakan dampaknya,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah daerah dan PDAM tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut tanpa kepastian.
Dalam aksi tersebut, IPPMM bersama masyarakat Desa Moiso menyampaikan lima tuntutan kepada PDAM Halmahera Barat dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.
Massa pertama mendesak adanya transparansi dan evaluasi terhadap pembayaran tagihan air.
Kedua, massa meminta evaluasi kinerja Kepala IKK Mudin Hole.
Ketiga, massa menuntut pertanggungjawaban Direktur PDAM Halmahera Barat atas pelayanan air kepada masyarakat.
Keempat, massa mendesak pergantian pipa jalur Desa Moiso untuk memperbaiki distribusi air.
Kelima, massa meminta Bupati Halmahera Barat mengambil langkah tegas terhadap Direktur PDAM Halmahera Barat.
Azis menegaskan tuntutan tersebut bukan sekadar bentuk protes, tetapi merupakan desakan agar pemerintah daerah dan PDAM segera menghadirkan solusi konkret atas persoalan air bersih yang dirasakan warga.

“Masyarakat harus berani mengambil langkah, bertanya dan mendesak apabila terjadi masalah yang tidak kunjung selesai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini