Polres Ternate Tahan Sadik Hamisi Usai Hajar Wartawan

Sadik Hamisi (Foto/istimewa)

TERNATE – Aksi kekerasan terhadap seorang wartawan kembali terjadi di Kota Ternate. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate resmi menahan Sadik Hamisi usai diduga menganiaya korban Haerudin Hamid, seorang jurnalis.

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Ternate Selatan pada 20 Agustus 2025, saat korban mendatangi rumah pelaku bersama seorang saksi perempuan, Julaeha, untuk menagih utang.

‎Situasi awalnya hanya percakapan biasa di teras rumah. Namun, suasana mengubah tegang ketika saksi menyinggung soal itikad baik pelaku untuk melunasi utangnya. Pelaku yang tersulut emosi langsung bereaksi keras.

Korban yang mencoba menenangkan situasi justru menjadi sasaran amukan. Pelaku memukul dagu korban dengan tangan terkepal, lalu mencekik lehernya. Tidak berhenti di situ, pelaku kembali menghantam pipi korban menggunakan siku, hingga menarik jilbab saksi perempuan.

Aksi brutal berlanjut saat korban berusaha menyelamatkan diri. Pelaku mengejar, menendang betis korban hingga terjatuh, kemudian kembali mencekik leher korban hingga tersandar ke tembok. Bahkan, pelaku sempat mencakar dada korban hingga mengalami luka gores.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, pipi kanan, serta tubuh bagian belakang, disertai luka gores di dada.

Tidak terima atas perlakuan tersebut, korban langsung melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Ternate.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Bakry Syahruddin membenarkan kasus tersebut. Polisi telah mengambil langkah cepat dengan menerima laporan, melakukan visum terhadap korban, serta mengamankan pelaku.

“Pelaku sudah kami tahan dan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegas Bakry saat di konfirmasi, Selasa, (24/3/2026).

Kasus ini kini dalam penanganan intensif. Polisi memastikan akan menindak tegas segala bentuk kekerasan, terlebih terhadap profesi wartawan yang dilindungi undang-undang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini