Gunung Gamkonora di Halbar Terbakar, Pemadaman Terkendala Medan Terjal
HALBAR – Gunung Gamkonora di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, terbakar hebat. Kobaran api yang muncul sejak Sabtu (3/10/2026) sore hingga Minggu (4/10/2026) masih terlihat di kawasan puncak gunung.
Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman menjadi sangat sulit. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halbar terkendala akses menuju lokasi titik api yang berada di kawasan puncak dengan medan terjal dan sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.
Informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat dari sisi timur Gunung Gamkonora pada Sabtu sore. Namun, pada malam hari, kobaran api dilaporkan telah bergerak dan terlihat di sisi barat serta selatan gunung.
Kepala BPBD Halbar, Gunawan M.T. Ali, membenarkan adanya kebakaran tersebut. Ia mengatakan hingga Minggu, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kebakaran.
Menurut Gunawan, proses pemadaman menghadapi kendala serius karena titik api berada di kawasan puncak Gunung Gamkonora.
«”Sampai saat ini torang masih melakukan pemantauan karhutla Gunung Gamkonora. Kami mengalami kendala dalam melakukan pemadaman karena titik api berada di gunung, sehingga tidak memungkinkan mobil pemadam kebakaran masuk karena medan yang cukup terjal,” kata Gunawan.»
Ia mengatakan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Provinsi Maluku Utara dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendapatkan dukungan dalam penanganan kebakaran.
BPBD Halbar berharap kebakaran di kawasan Gunung Gamkonora dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah yang berpotensi membahayakan masyarakat.
“Kami berharap kebakaran tersebut cepat padam dan selesai. Untuk saat ini Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, sebab jalur pendakian Gamkonora sudah ditutup,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Gamkonora, Ridwan Djalil, mengatakan kobaran api mulai terlihat sejak Sabtu sore.
Menurutnya, pada awalnya api terpantau berada di sisi timur Gunung Gamkonora. Namun, pada malam hari, kobaran api terlihat di bagian barat dan selatan gunung.
“Posisi api di sisi timur, namun malam ini api sudah berada di bagian barat dan selatan Gunung Gamkonora. Malam hari ini api semakin besar,” kata Ridwan.
Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan sementara, kobaran api masih berada di kawasan puncak Gunung Gamkonora.
Kondisi medan yang berat menjadi salah satu kendala utama dalam upaya penanganan kebakaran. Lokasi titik api yang berada di ketinggian membuat petugas tidak dapat melakukan pemadaman menggunakan kendaraan pemadam kebakaran seperti pada kebakaran di wilayah yang mudah dijangkau.
“Posisi sementara masih di puncak. BPBD juga kesulitan memadamkan api. Mengatasi kebakaran Gunung Gamkonora sangat sulit karena medannya sangat berat,” ujarnya.
Ridwan berharap kobaran api segera berhasil dikendalikan dan dipadamkan sehingga tidak meluas.
“Kami berharap apinya dapat diselesaikan dan segera padam,” tutupnya.






Tinggalkan Balasan