Razia Gabungan Digelar di Lapas Ternate, Barang Terlarang Disita dari Tiga Blok
TERNATE – Pengamanan di Lapas Kelas IIA Ternate diperketat. Tim gabungan Kanwil Ditjenpas Maluku Utara bersama TNI-Polri dan petugas Lapas menggelar razia mendadak di tiga blok hunian warga binaan, Sabtu (26/9/2026).
Razia yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIT hingga selesai itu menyasar tiga blok, masing-masing blok narkoba, blok tindak pidana korupsi (Tipikor), dan blok pidana umum.
Sebanyak 10 petugas Kanwil Ditjenpas Maluku Utara, 30 personel Brimob, tiga personel TNI, serta 10 petugas pengamanan Lapas Kelas IIA Ternate diterjunkan dalam operasi tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIA Ternate, Faozul Ansori mengatakan, penggeledahan dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
“Penggeledahan dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus mempersempit ruang masuk dan penggunaan barang-barang terlarang di dalam Lapas,” ujar Faozul.
Dalam razia tersebut, tim dibagi menjadi tiga kelompok dan langsung melakukan penggeledahan pada masing-masing blok yang telah ditentukan.
Hasilnya, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di lingkungan Lapas. Seluruh barang temuan langsung diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Barang yang diamankan antara lain korek api, sendok besi, piring kaca, gunting, pisau cutter, botol parfum berbahan kaca, toples kaca, ikat pinggang hingga kabel.
Temuan tersebut menjadi perhatian petugas karena keberadaan barang-barang tertentu di dalam blok hunian dapat berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban apabila tidak diawasi secara ketat.
Razia gabungan ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara untuk memperkuat pengawasan sekaligus memastikan kondisi Lapas tetap aman dan terkendali.
Pihak Lapas menegaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memutus potensi masuknya barang-barang terlarang serta meminimalisir penggunaannya di lingkungan pemasyarakatan.
Faozul juga meminta seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Ternate meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan terhadap setiap sudut lingkungan Lapas.
“Seluruh jajaran harus terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan untuk menjaga keamanan dan ketertiban Lapas,” tegasnya.
Usai razia, kondisi Lapas Kelas IIA Ternate dilaporkan tetap aman dan terkendali. Seluruh barang hasil temuan telah diamankan dan hasil kegiatan dilaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.
Razia gabungan tersebut menegaskan langkah Lapas Kelas IIA Ternate dalam memperketat pengawasan serta menjaga agar lingkungan pemasyarakatan tetap steril dari barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.





Tinggalkan Balasan