Posko Satgas Mafia Kejati Malut Terlantar di Pelabuhan Ahmad Yani, Ada Posko Tak Terlihat Aktivitas
TERNATE – Keberadaan Posko Satuan Tugas (Satgas) Mafia Pelabuhan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dipertanyakan.
Posko yang dibentuk sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pemberantasan praktik mafia pelabuhan tersebut justru terlihat kosong dan tidak terawat.
Pantauan Kierahapost.com, Senin (28/9/2026), ruangan yang disebut sebagai Posko Satgas Mafia Pelabuhan Kejati Maluku Utara tampak tidak menunjukkan aktivitas petugas.
Sejumlah meja dan kursi terlihat berada di dalam ruangan dalam kondisi tidak tertata. Debu tampak menempel, sementara sampah berserakan di lantai. Kondisi tersebut memberikan kesan bahwa ruangan itu tidak digunakan secara aktif.
Padahal, posko tersebut semestinya menjadi salah satu titik aktivitas Satgas dalam menjalankan fungsi pengawasan di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.
Kondisi itu kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan aktivitas Satgas Mafia Pelabuhan Kejati Maluku Utara di lokasi tersebut.
Seorang buruh yang sehari-hari beraktivitas di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, namun meminta identitasnya tidak dipublikasikan, menyebut posko tersebut sudah lama tidak digunakan.
“So lama kosong, hampir satu tahun sudah tarada (tidak) ada orang,” ungkapnya kepada Kierahapost.com, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, dalam waktu yang cukup lama tidak terlihat aktivitas petugas di ruangan tersebut.
Jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama, keberadaan posko yang seharusnya menjadi fasilitas pendukung pengawasan tentu menjadi perhatian publik. Terlebih, Satgas Mafia Pelabuhan dibentuk dengan tujuan mendukung upaya pemberantasan praktik-praktik yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat di kawasan pelabuhan.
Kondisi di dalam ruangan juga semakin memperkuat kesan bahwa fasilitas tersebut tidak sedang digunakan secara rutin.
Dua meja dan tiga kursi terlihat tidak tertata. Debu dan sampah yang berserakan membuat ruangan tampak kumuh dan jauh dari kesan sebagai ruang kerja sebuah satuan tugas penegakan hukum.
Pertanyaan publik pun mengemuka: apakah Satgas Mafia Pelabuhan Kejati Maluku Utara masih aktif menjalankan tugas pengawasan di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, atau aktivitasnya tidak lagi dilakukan melalui posko tersebut?
Untuk memastikan hal itu, Kierahapost.com telah berupaya meminta penjelasan kepada Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Maluku Utara, Matheos Matulessy.
Konfirmasi yang disampaikan berkaitan dengan kondisi Posko Satgas Mafia Pelabuhan, aktivitas petugas di lokasi, serta apakah Satgas tersebut masih menjalankan pengawasan secara aktif di Pelabuhan Ahmad Yani.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Matheos Matulessy belum memberikan respons.
Sebagaimana diketahui, pembentukan satuan tugas yang berkaitan dengan pemberantasan mafia tanah, mafia pelabuhan, dan mafia bandara merupakan bagian dari kebijakan/instruksi Jaksa Agung RI yang kemudian ditindaklanjuti jajaran kejaksaan di daerah.
Karena itu, kondisi Posko Satgas Mafia Pelabuhan Kejati Maluku Utara di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate yang terlihat kosong dan tidak terawat menjadi perhatian.





Tinggalkan Balasan