Dari Sawah ke Pucuk Pimpinan, Anak Petani Jadi Kapolda Maluku Utara
SOFIFI – Perjalanan hidup Waris Agono menjadi inspirasi banyak orang. Lahir dari keluarga sederhana sebagai anak petani, ia kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Maluku Utara.
Jenderal polisi bintang dua ini resmi mulai bertugas sebagai Kapolda Maluku Utara pada 12 Maret 2025, menggantikan Midi Siswoko yang sebelumnya memimpin Polda Maluku Utara.
Di balik capaian tersebut, Waris menyimpan kisah perjuangan panjang. Ia mengenang masa kecilnya yang tak jauh dari kehidupan desa. Saat duduk di bangku SMP, ia sudah membantu orang tua dengan memelihara sapi. Ketika SMA, ia turut mengurus ternak dan tetap aktif membantu keluarga.
Bahkan setelah diterima di Akademi Kepolisian pada rentang 1980–1987, Waris mengaku setiap pulang cuti masih turun ke sawah membantu orang tua.
“Ada senior datang cari saya, saya masih di sawah, masih nyangkul,” kenangnya, Waris saat di konfirmasi, Kamis (19/2/2026)
Kariernya di kepolisian dimulai sebagai Danton Pelopor pada 1991. Ia menyadari bahwa untuk meraih keberhasilan dibutuhkan kerja keras dan usaha tambahan.
Di masa-masa awal berdinas, Waris menabung hingga mampu membeli satu becak. Dari hasil usaha itu, ia membeli lagi hingga memiliki sepuluh becak. Sang istri pun turut berusaha dengan berjualan kue, masakan, dan pakaian.Ia sendiri sempat menjalankan usaha jual beli mobil.
“Kalau kita tidak kerja keras, tidak ada tambahan usaha, sulit untuk berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, kunci keberhasilan adalah doa, patuh kepada orang tua, tidak membantah, serta terus belajar dan berusaha. Ia juga berpesan agar generasi muda tidak malu berusaha demi meraih cita-cita.
“Kalau mau beli baju baru saat Lebaran, ya harus usaha sendiri,” katanya.
Di institusi Bhayangkara, Waris bukan sosok baru. Ia dikenal memiliki rekam jejak panjang di Korps Brimob Polri dengan pengalaman strategis di bidang operasional.
Sebelum dipercaya memimpin Polda Maluku Utara, ia menjabat sebagai Komandan Pasukan Pelopor (Danpas Pelopor) Korbrimob Polri sejak 27 Maret 2023.
Sebelumnya, pada 2020 ia dipercaya sebagai Wakapolda Sulawesi Tenggara. Pada 2017, ia menjabat Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Korbrimob Polri. Pengalaman memimpin di daerah juga ditempanya saat menjabat Kepala Satuan Brimob Polda Jawa Barat pada 2012 dan Kapolres Metro Polda Lampung pada 2008.
Dengan latar belakang panjang di Brimob serta pengalaman kepemimpinan di berbagai level, Waris dikenal sebagai perwira matang dalam bidang operasional dan pengendalian keamanan.
Kisah hidupnya menjadi bukti bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Dari sawah hingga kursi Kapolda, perjalanan Waris Agono menegaskan, kerja keras, doa, dan ketekunan mampu mengantarkan siapa pun menuju puncak pengabdian.














Tinggalkan Balasan