Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Gunung Dukono, Wakapolda Malut Turunkan Tim DVI

Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M. Napiun mengerahkan tim DVI dari Biddokes Polda Malut ke lokasi di Tobole (Foto/istimewa)

HALUT – Tragedi erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara menelan korban jiwa. Tiga pendaki dilaporkan meninggal dunia, terdiri dari satu warga negara Indonesia dan dua warga negara Singapura.

‎Merespons peristiwa tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M. Napiun, langsung mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Malut ke lokasi kejadian, Minggu (10/5/2026).

‎Tim DVI diterjunkan untuk membantu proses identifikasi korban agar penanganan jenazah dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichon Pasaribu mengatakan, tim saat ini sedang menuju Halmahera Utara guna melakukan identifikasi terhadap para korban erupsi Gunung Dukono.

“Tim DVI saat ini sedang dalam perjalanan menuju Halmahera Utara. Mereka akan melaksanakan proses identifikasi korban dalam peristiwa erupsi Gunung Dukono,” ujar Erlichon.

Menurutnya, kehadiran Tim DVI sangat penting dalam memastikan identitas korban, terutama terhadap dua korban warga negara asing asal Singapura, sehingga proses penyerahan jenazah kepada keluarga maupun koordinasi dengan pihak kedutaan dapat berjalan lancar.

“Proses identifikasi ini penting agar seluruh tahapan penanganan korban dapat dilakukan secara akurat dan cepat,” katanya.

Erlichon juga menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi tersebut. Aparat kepolisian bersama tim gabungan saat ini terus melakukan penanganan di lapangan, termasuk membantu proses evakuasi dan koordinasi dengan keluarga korban.

‎Gunung Dukono diketahui merupakan salah satu gunung api paling aktif di Maluku Utara dengan aktivitas vulkanik yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

‎”Kami mengimbau masyarakat maupun pendaki agar tetap waspada dan mematuhi rekomendasi keselamatan dari pihak berwenang,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini