Tebing Ancam Nyawa Warga Saria, Pemda Diminta Jangan Tunggu Korban

Kierahapost.com Riski Samsudin
Foto Tebing setinggi puluhan meter di Desa Saria (Dok/istimewa)

HALBAR – Ancaman longsor terus menghantui warga RT 02 Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. Tebing setinggi puluhan meter yang hanya berjarak sekitar dua hingga lima meter dari rumah warga membuat masyarakat hidup dalam kecemasan setiap kali hujan turun.

Warga menilai kondisi tersebut tidak boleh lagi diabaikan. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat segera turun tangan dengan membangun talud atau melakukan penguatan tebing sebelum bencana kembali terjadi.

Pemuda Desa Saria, Fauzan M. Idrus, mengatakan ancaman itu bukan sekadar kekhawatiran. Beberapa tahun lalu, longsor pernah terjadi di lokasi tersebut hingga mengakibatkan satu rumah warga terdampak.

“Jarak tebing dengan beberapa rumah hanya sekitar dua meter. Saat hujan deras, warga selalu dihantui rasa takut karena longsor bisa terjadi kapan saja,” kata Fauzan, Kamis (6/8/2026).

‎Menurutnya, pemerintah tidak boleh menunggu jatuhnya korban jiwa baru bergerak. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama melalui langkah pencegahan yang nyata.

‎Ia meminta pemerintah bersama instansi teknis segera melakukan survei lapangan dan mengambil tindakan sesuai hasil kajian, mulai dari pembangunan talud, pemasangan penahan tebing hingga penguatan struktur lereng.

‎”Jangan sampai penanganan baru dilakukan setelah musibah terjadi. Pencegahan jauh lebih penting daripada penyesalan,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah segera merespons kondisi tersebut. Sebab, setiap musim hujan datang, ancaman longsor di sekitar permukiman kembali menjadi bayang-bayang yang mengancam keselamatan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini