Kapal Bunda Maria Kandas di Perairan Tidore, Penumpang Panik
TIDORE – Kapal Motor (KM) Bunda Maria yang melayani rute Ternate Babang, Kabupaten Halmahera Selatan, kandas di perairan Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Kamis (13/8/2026) malam.
Kapal tersebut dilaporkan kandas setelah menabrak hamparan pasir di sekitar Dusun Paceda, Desa Akedotilou, Kecamatan Oba Tengah, sekitar pukul 23.00 WIT.
Informasi yang dihimpun kierahapost.com menyebutkan, kapal kandas di sekitar kawasan Tanjung Loleo setelah diduga keluar dari jalur pelayaran.
Insiden tersebut sempat membuat para penumpang panik. Kapal tidak dapat bergerak setelah bagian bawah kapal menyentuh hamparan pasir.
Salah seorang penumpang, Utam, mengatakan para penumpang sempat panik ketika kapal tiba-tiba menabrak kawasan pantai dan berhenti.
“Sempat panik karena kapal sudah menabrak pantai dan tidak bisa bergerak lagi. Katanya GPS rusak,” ujar Utam.
Menurutnya, hingga Jumat (14/8/2026) pagi, kapal masih berada di atas pasir. Para penumpang masih menunggu air laut pasang agar kapal dapat kembali mengapung dan melanjutkan perjalanan.
Dugaan sementara, kapal keluar dari jalur pelayaran akibat gangguan pada alat navigasi. Namun, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan asesmen petugas di lapangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim SAR menuju lokasi.
Tim tersebut dikerahkan untuk memastikan kondisi kapal dan keselamatan seluruh penumpang, sekaligus melakukan asesmen terkait langkah evakuasi yang diperlukan.
“Tim sudah kita kerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi para penumpang,” jelas Iwan.
Petugas juga akan berkoordinasi dengan pihak kapal untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Salah satu kemungkinan adalah menunggu air laut pasang agar kapal dapat kembali mengapung, apabila kondisi memungkinkan.
Sementara itu, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku Utara Kombes Pol Azhari Juanda membenarkan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel ke lokasi kejadian.
“Saya sudah koordinasi dengan Ka Basarnas untuk sama-sama arahkan anggota ke lapangan,” pungkasnya.
Hingga kini, proses penanganan masih dilakukan oleh tim SAR bersama pihak terkait untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kondisi kapal.












Tinggalkan Balasan