NHM Peduli Dampingi Salsabila Sejak Usia 5 Bulan, Lima Tahun Jalani Pengobatan Kelainan Tulang Belakang
HALUT – Kepedulian PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui program NHM Peduli.
Salah satunya dengan memberikan bantuan dan pendampingan medis kepada Salsabila, anak asal Bacan, Maluku Utara, yang harus menjalani pengobatan akibat spina bifida atau kelainan pada tulang belakang.
Pendampingan terhadap Salsabila telah berlangsung lebih dari lima tahun, sejak dirinya masih berusia lima bulan. Hingga kini, NHM Peduli terus memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan medis yang harus dijalani Salsabila.
Salsabila yang lahir pada Mei 2021 pertama kali didiagnosis mengalami spina bifida. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan medis secara berkelanjutan, mulai dari pemeriksaan, operasi, hingga fisioterapi.
Dokter NHM Peduli, dr. Hi. Syamsul Bahri Hi. Idris, Sp.OG., SH., MH., menjelaskan bahwa pendampingan terhadap Salsabila dimulai ketika usianya baru lima bulan.
Saat itu, Salsabila dibantu menjalani pemeriksaan medis di Ternate. Setelah dilakukan pemeriksaan, ia kemudian dirujuk ke Manado untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.
Perjalanan pengobatan Salsabila berlanjut hingga Jakarta. Pada awal 2022, NHM Peduli kembali mendampingi Salsabila untuk mendapatkan perawatan di Jakarta. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan menjalani operasi koreksi spina bifida.
Namun, operasi tersebut bukan menjadi akhir dari proses pengobatan. Penanganan medis Salsabila terus dilakukan sesuai perkembangan kondisinya.
Pada 2023, Salsabila menjalani fisioterapi untuk kedua kakinya. Setelah itu, ia kembali menjalani operasi koreksi pada kedua kaki.
Memasuki akhir 2025, Salsabila kembali harus menjalani operasi koreksi spina bifida. Kondisinya juga membutuhkan penanganan lebih lanjut karena terdapat permasalahan pada bagian kandung kemih dan ginjal.
Perawatan kemudian berlanjut pada 2026. Salsabila tercatat kembali menjalani dua kali operasi untuk menangani kondisi kedua kakinya serta permasalahan pada kandung kemih dan ginjal.
Rangkaian tindakan medis tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Salsabila untuk mendapatkan kondisi kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik.
Selama proses pengobatan, NHM Peduli tidak hanya memberikan bantuan dalam tindakan medis, tetapi juga melakukan pendampingan terhadap Salsabila dan keluarganya.
Pendampingan medis dilakukan oleh dr. Hi. Syamsul Bahri bersama jajaran Tim NHM Peduli. Koordinasi dilakukan untuk memastikan berbagai kebutuhan pengobatan dapat terpenuhi dan proses penanganan medis berjalan sesuai kondisi pasien.
Dukungan tersebut juga mencakup komunikasi dengan keluarga, terutama ketika Salsabila harus menjalani pemeriksaan, fisioterapi maupun operasi di sejumlah daerah, mulai dari Ternate, Manado hingga Jakarta.
Bagi keluarga, perjalanan pengobatan selama lebih dari lima tahun tentu bukan perkara mudah. Berbagai pemeriksaan, tindakan operasi, fisioterapi serta perjalanan ke sejumlah daerah harus dijalani demi mendapatkan penanganan medis terbaik bagi Salsabila.
Konsistensi pendampingan NHM Peduli menjadi bagian penting dalam membantu Salsabila dan keluarganya melewati proses pengobatan yang panjang.
Kini, di usia 5 tahun 3 bulan, Salsabila masih menjalani proses pemulihan dan penanganan lanjutan sesuai dengan kondisi medisnya.
Melalui NHM Peduli, NHM terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan medis serius.
Pendampingan terhadap Salsabila menjadi salah satu bentuk komitmen tersebut, bahwa bantuan kepada pasien tidak berhenti pada satu tindakan medis, tetapi terus dilakukan sesuai kebutuhan sepanjang perjalanan pengobatan.






Tinggalkan Balasan