Kejati Malut Terima Mobil Tahanan Baru dari Kejagung, Dilengkapi CCTV dan GPS
TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menerima satu unit mobil tahanan baru dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk menunjang operasional pengangkutan serta pengamanan tahanan.
Kendaraan operasional tersebut dilengkapi berbagai fasilitas modern yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan selama proses pengawalan tahanan.
Salah satu fasilitas utama pada mobil tersebut adalah kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) yang terhubung langsung dengan bagian kemudi. Dengan sistem ini, petugas dapat memantau kondisi para tahanan di dalam kendaraan selama perjalanan.
Selain CCTV, mobil tahanan tersebut juga dilengkapi dengan Global Positioning System (GPS) yang memungkinkan posisi kendaraan dipantau secara real time.
Fasilitas ini dinilai penting untuk mendukung pengamanan dan pengawasan mobil tahanan saat menjalankan tugas operasional.
Untuk menunjang kenyamanan, kendaraan tersebut dibekali Air Conditioner (AC) agar kondisi di dalam mobil tetap sejuk selama perjalanan.
Mobil tahanan ini juga dilengkapi dengan kotak P3K serta tabung pemadam kebakaran sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat saat perjalanan.
Secara kapasitas, mobil tersebut dapat mengangkut delapan orang tahanan dengan pengawalan enam petugas, masing-masing tiga pengawal di bagian depan dan tiga pengawal di bagian belakang.
Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Matheos Matulessy, mengatakan mobil tahanan tersebut merupakan bantuan dari Kejaksaan Agung yang didistribusikan ke sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Maluku Utara.
“Mobil tahanan itu merupakan pengadaan dari Kejaksaan Agung untuk seluruh Indonesia, dan salah satunya diperuntukkan bagi Kejati Malut,” kata Matheos saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026).
Ia menambahkan, kehadiran kendaraan operasional tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja serta pelayanan kejaksaan, khususnya dalam proses pengamanan dan pengangkutan tahanan.
Sementara itu, ketika ditanya apakah dalam waktu dekat akan ada tahanan kasus korupsi yang akan diangkut menggunakan mobil tahanan baru tersebut, Matheos memilih menjawab secara diplomatis.
“Jangan mendahului proses yang sementara dilakukan oleh rekan-rekan penyidik,” tandasnya.














Tinggalkan Balasan