Terduga Pelaku Pembunuhan di Tafure Ditangkap Kurang dari 8 Jam
TERNATE – Tim gabungan Reskrim Polres Ternate bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap Suwardi Gani yang terjadi di RT 09/RW 05, Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Rabu (27/5/2026).
Dalam waktu kurang dari delapan jam, aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial DA, seorang pria asal Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara.
Kasat Reskrim Polres Ternate AKP Bakri Syahruddin, SH melalui Kasi Humas Polres Ternate IPDA Sudirjo, S.IP menjelaskan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.30 WIT oleh tim gabungan yang terdiri dari Unit Opsnal Polsek Ternate Utara, Unit Reskrim Polsek Ternate Selatan dan Unit Resmob Polres Ternate.
“Operasi penangkapan dipimpin langsung KBO Satreskrim Polres Ternate IPDA Soedharmono bersama Panit Reskrim Polsek Ternate Utara IPDA M. Soleh,” ujar Sudirjo.
Ia mengatakan, usai menerima laporan kejadian, tim gabungan langsung bergerak melakukan pengejaran sejak Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIT. Petugas menyisir sejumlah penginapan di kawasan pelabuhan guna mengantisipasi pelaku melarikan diri keluar Kota Ternate.
Karena belum menemukan hasil, tim kemudian melanjutkan pencarian di Pelabuhan Bastiong. Informasi yang diperoleh menyebutkan pelaku diduga hendak melarikan diri ke Bacan karena pernah bekerja di wilayah tersebut.
Saat melakukan pemeriksaan di salah satu kapal tujuan Ternate – Bacan yang akan berangkat, petugas menemukan pelaku berada di dek dua kapal dalam posisi berbaring di tempat tidur penumpang.
Mengetahui keberadaan polisi, pelaku sempat berusaha kabur. Namun aparat langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku.
“Dalam proses penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” jelasnya.
Setelah diamankan, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis sebelum selanjutnya digiring ke Polres Ternate guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif pembunuhan diduga dipicu emosi setelah korban mengancam akan membunuh ayah pelaku.
Sementara itu, Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, memberikan apresiasi kepada tim gabungan Reskrim Polres Ternate dan jajaran Polsek yang berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu singkat.
“Keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi tim di lapangan,” kata Sudirjo menyampaikan pernyataan Kapolres.
Polres Ternate juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.
“Kami berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tutupnya.












Tinggalkan Balasan