Sulap Pojok Baca Jadi Perpustakaan, Mahasiswa KKN Unkhair Hidupkan Literasi Anak-anak Kayu Merah

Kierahapost.com Riski Samsudin
Foto bersama mahasiswa KKN, dan pemerintah kelurahan kayu merah (foto /Istimewah)

TERNATE – Di tengah rendahnya minat baca yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, 10 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Khairun Ternate memilih bergerak langsung.

‎Mereka mengubah Pojok Baca Kelompok Nelayan Berkah di Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan, menjadi perpustakaan kelurahan yang kini menjadi pusat kegiatan literasi masyarakat.

Program yang berlangsung selama 30 hari, sejak 22 Juni hingga 24 Juli 2026, tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas membaca, tetapi juga membangun budaya literasi sejak usia dini melalui berbagai kegiatan edukatif.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Tematik Literasi Kayu Merah, Reza Fitra Rope, mengatakan Universitas Khairun menempatkan dua kelompok KKN di Kelurahan Kayu Merah, yakni KKN Tematik Literasi dan KKN Reguler.

Masing-masing kelompok beranggotakan 10 mahasiswa sehingga total terdapat 20 peserta KKN yang mengabdi di wilayah tersebut.

Mahasiswa KKN Tematik Literasi berhasil merenovasi pojok baca menjadi perpustakaan kelurahan sekaligus melakukan pelabelan dan pengelompokan sebanyak 1.154 buku bantuan dari Perpustakaan Nasional.

Seluruh koleksi disusun agar mudah diakses oleh masyarakat, terutama anak-anak.Perpustakaan tersebut resmi dibuka pada 2 Juli 2026 dan langsung difungsikan sebagai pusat aktivitas literasi.

Beragam program dijalankan, mulai dari Membaca Nyaring, Storytelling, Mengulas Buku, hingga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Mahasiswa juga menggelar penyuluhan kepada masyarakat serta pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi hiasan dinding sebagai upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Reza menjelaskan, seluruh program telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kelurahan Kayu Merah dan Ketua RT 06 sebelum dilaksanakan. Pemerintah kelurahan bersama masyarakat menyambut positif seluruh agenda yang disusun mahasiswa.

“Dukungan dari pemerintah dan masyarakat menjadi semangat bagi kami untuk menghadirkan program yang benar-benar bermanfaat bagi warga, khususnya anak-anak,” katanya.

Menurut Reza, tujuan utama KKN Tematik Literasi adalah meningkatkan budaya membaca sekaligus menghadirkan perpustakaan kelurahan sebagai ruang belajar yang aktif, nyaman, dan berkelanjutan.

Melalui program tersebut, mahasiswa berharap perpustakaan yang telah dibangun tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, ruang tumbuhnya kreativitas, serta wadah pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Kayu Merah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini