Polisi Terus Proses Kasus Kapal Rp 5 Miliar, DKP Halmahera Barat Disorot

Foto Kapolres Halmahera Barat AKBP Teguh Patriot (Dok/Yasim Mujair/kierahapost.com)

HALBAR – Polres Halmahera Barat terus memproses dugaan kasus korupsi proyek pengadaan kapal tangkap fiberglass senilai Rp 5.027.650.450 pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Halmahera Barat.

Kasus yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2024 tersebut masih dalam tahap pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti serta bahan keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Halmahera Barat.

Kapolres Halmahera Barat AKBP Teguh Patriot menegaskan, penanganan perkara tersebut masih berjalan.

‎“Untuk DKP Halbar masih pemeriksaan, pengumpulan barang bukti dan bahan keterangan,” tegas Teguh saat di konfirmasi,Senin (24/8/2026).

Saat ditanya apakah mantan Kepala DKP Halmahera Barat, Agustinus Maholle, telah diperiksa terkait perkara tersebut, Kapolres mengatakan hal itu masih perlu dikonfirmasi kepada penyidik yang menangani kasus.

“Soal itu nanti tanyakan dulu ke penyidik,” ujarnya.

Dugaan kasus tersebut berkaitan dengan proyek pengadaan Kasko 3 GT kapal tangkap fiberglass beserta alat tangkap ikan dan sarana keselamatan pelayaran pada DKP Halmahera Barat Tahun Anggaran 2024.

Nilai proyek mencapai Rp 5.027.650.450. Dalam pelaksanaannya, Agustinus Maholle disebut menjabat sebagai Kepala DKP Halmahera Barat. Selain itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor pelaksana juga disebut berkaitan dengan proyek tersebut.

Polisi kini masih mendalami proyek tersebut melalui pengumpulan barang bukti dan bahan keterangan. Proses pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap ada atau tidaknya dugaan penyimpangan dalam pengadaan yang menggunakan anggaran daerah tersebut.

‎Kasus ini pun menjadi sorotan publik karena nilai proyek mencapai lebih dari Rp 5 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini