Warga dan Pemuda Desa Saria Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak dengan Patungan

Kierahapost.com Riski Samsudin
Pemuda Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), bergotong royong memperbaiki jalan rusak (IKy /Kierhapost)

HALBAR – Sejumlah warga bersama para pemuda Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), bergotong royong memperbaiki jalan rusak yang sudah lama dikeluhkan masyarakat. Aksi perbaikan jalan tersebut dilakukan secara swadaya pada Minggu, (13/10/ 2025).

‎Jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 6 meter dan lebar 6 meter, dikerjakan secara gotong royong menggunakan dana hasil patungan warga dan sopir kendaraan pickup yang sering melintas di desa tersebut.

‎Salah satu warga Desa Saria, Muslim, mengatakan bahwa kerusakan jalan itu sudah cukup lama dibiarkan tanpa perbaikan. Warga sebelumnya hanya menimbun jalan menggunakan tanah dan batu kerikil seadanya.

‎”Karena jalan itu rusak sudah lama, namun hanya ditimbun dengan tanah dan batu kerikil. Setiap kali hujan turun, tanahnya terbawa air, sehingga kendaraan roda dua dan roda empat sulit melintas,” ujarnya.

‎Menurutnya, kondisi jalan yang menanjak membuat banyak kendaraan tergelincir bahkan sempat menyebabkan kecelakaan.

‎”Akhirnya kami sepakat patungan bersama masyarakat dan para sopir mobil pickup, termasuk yang sering mengambil ikan di Desa Saria, untuk memperbaiki jalan tersebut,” tambahnya.

‎Dari hasil patungan itu, warga berhasil membeli bahan seperti semen untuk memperbaiki bagian jalan yang rusak. Kini, jalan tersebut sudah bisa dilalui dengan aman dan nyaman.

‎”Alhamdulillah, jalan yang rusak ini sudah bisa dikerjakan dengan baik. Sekarang kendaraan bisa melintas dengan lancar,” tandas Muslim.

‎Sementara itu, Riski, salah satu pemuda Desa Saria, mengapresiasi semangat kebersamaan warga dan pemuda dalam aksi gotong royong tersebut.

‎”Pekerjaan dilakukan secara bertahap. Minggu pertama bahan masih kurang, lalu dilanjutkan di Minggu kedua setelah bahan sudah tersedia. Pada tahap kedua ini, anggota BPD, perangkat desa, dan Babinsa juga turut membantu,” jelasnya.

‎Riski menilai, semangat gotong royong tersebut patut dicontoh oleh generasi muda ke depan.

‎”Ini contoh nyata kepedulian dan solidaritas masyarakat. Pemuda Desa Saria komitmen untuk terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan desa,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, peran pemuda sangat penting sebagai agent of change dan agent of control dalam kemajuan desa.

‎”Pemuda harus terus berpartisipasi dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya, menggerakkan inovasi, serta menjaga nilai-nilai gotong royong. Semoga semangat seperti ini terus terjaga di Desa Saria,” harap Riski.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!