Kuntu Daud Kembali Jabat Bendahara PDIP Maluku Utara, Meski Diduga Terlibat Kasus Tunjangan DPRD
TERNATE – Meski tengah terseret dugaan kasus penerimaan tunjangan operasional dan rumah tangga sebesar Rp 60 juta per bulan yang diduga diterima seluruh anggota DPRD Maluku Utara periode 2019 -2024, Kuntu Daud kembali terpilih sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Maluku Utara.
Kuntu mengatakan bahwa jabatan yang kembali diembannya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan ini kan amanah, itu yang pertama. Kedua, rasa tanggung jawab dan kerja sama. Mudah-mudahan apa yang kita jalankan ini bisa ada manfaat bagi teman-teman maupun masyarakat Maluku Utara,” ujar Kuntu, Juamt (14/11/2025).
Ia juga mengungkapkan kondisi keuangan partai saat ini terbilang cukup baik, salah satunya berkat dukungan dari pemerintah daerah.
”Keuangan partai sekarang ini Alhamdulillah lumayan bagus, bantuan dari Pemda,” tandasnya.
Sekedar di ketahui, sebelumnya, politisi PDIP yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Maluku Utara periode sebelumnya itu telah menjalani pemeriksaan oleh tim penyelidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara pada 28 Oktober 2025. Pemeriksaan berlangsung selama sekitar lima jam, mulai pukul 10.00 hingga 14.30 WIT.
Kasus dugaan penerimaan tunjangan operasional dan rumah tangga tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Kejati Maluku Utara.







Tinggalkan Balasan