Hendra Karianga: Politik Harus Bebas dari Intimidasi dan Kekerasan
JAKARTA – Ketua DPP Bidang Hak Asasi Manusia (HAM) dan Keimigrasian Partai Gema Bangsa, Dr. Hendra Karianga, SH, MH, menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai universal hak asasi manusia dalam kehidupan politik nasional.
Hal tersebut disampaikannya kepada awak media usai Deklarasi Partai Gema Bangsa yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, Sabtu (17/1/2026).
Menurut Hendra, Indonesia sebagai negara demokrasi wajib menjamin kebebasan rakyat dalam menyampaikan pendapat, aspirasi, serta ekspresi politik tanpa adanya intimidasi maupun kekerasan.
“Nilai-nilai universal HAM di Indonesia harus terus dijaga. Kita harus menjauhkan praktik kekerasan dan intimidasi,terutama di bidang politik. Rakyat Indonesia harus diberikan kebebasan untuk menyampaikan aspirasi secara bebas, tanpa tekanan dan ancaman,” tegasnya.
Ia menambahkan, deklarasi Partai Gema Bangsa menjadi momentum penting untuk mendorong kemajuan Indonesia menuju negara yang mandiri dan berdaulat. Partai Gema Bangsa mengusung tema besar Indonesia Mandiri, yang mencakup kemandirian di berbagai sektor strategis.
“Kemandirian itu tidak boleh didikte oleh pihak mana pun. Mandiri di bidang politik, pangan, koperasi, serta mendorong desentralisasi politik. Tidak boleh lagi ada sentralisasi berlebihan di pusat. Daerah harus diberi kewenangan dan kemandirian, termasuk dalam mengelola partai dan aktivitas politik di daerah,” jelas Hendra.
Secara resmi, Partai Gema Bangsa mendeklarasikan diri sebagai partai politik nasional baru, bertepatan dengan satu tahun perjalanan partai dalam membangun fondasi kelembagaan.
Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, dalam pidato deklarasinya menyampaikan bahwa lahirnya partai ini berangkat dari kegelisahan sekaligus harapan rakyat akan masa depan Indonesia yang lebih berdaulat, adil, dan bermartabat.
“Hari ini bukan sekadar deklarasi sebuah partai politik. Hari ini adalah pernyataan tekad, suara hati, dan gema perubahan,” ujar Ahmad Rofiq di hadapan ribuan kader dan tamu undangan.
Dalam kurun satu tahun, Partai Gema Bangsa telah membentuk struktur organisasi nasional dengan 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) provinsi dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Acara deklarasi turut dihadiri jajaran pengurus DPP, DPW, dan DPD Partai Gema Bangsa, serta tamu undangan dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, tokoh publik, akademisi, mahasiswa, hingga perwakilan petani, nelayan, buruh, perempuan, dan penyandang disabilitas.
Melalui deklarasi ini, Partai Gema Bangsa menyatakan kesiapan menjadi kekuatan politik nasional yang memperjuangkan kedaulatan rakyat, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia di Indonesia.








Tinggalkan Balasan