Longboat Tenggelam di Perairan Halsel, Balita Meninggal dan Satu Penumpang Masih Hilang

Longboat Tenggelam di Perairan Halsel (Foto/istimewa)

HALSEL – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Maluku Utara. Sebuah longboat rute Desa Babang–Desa Pigaraja, Kabupaten Halmahera Selatan, dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang, Jumat (23/1/2026).

Dalam peristiwa tersebut, satu orang balita meninggal dunia dan satu penumpang lainnya masih dinyatakan hilang. Sementara puluhan penumpang lainnya berhasil diselamatkan.

‎Korban meninggal dunia diketahui bernama Nurul Nazwa (2), balita asal Desa Babang. Sedangkan satu penumpang yang hingga kini belum ditemukan adalah Dr. Wildan (50 tahun), warga Kota Ternate. Proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

‎Berdasarkan data sementara, puluhan penumpang berhasil diselamatkan dan berasal dari berbagai wilayah, di antaranya Ternate, Pigaraja, Wayakuba, Babang, Kampung Makian, Mandaong, Labuha, hingga Tabapoma. Para korban selamat terdiri dari laki-laki, perempuan, anak-anak, hingga lansia.

‎Beberapa korban selamat yang teridentifikasi di antaranya Bahtiar (38 tahun), Andi Sumar (49 tahun), Safrudin (52 tahun), dan Rano Karno (29 tahun) asal Ternate. Dari Mandaong terdapat Santi (45 tahun) dan Mohammad Nur (52 tahun).

‎Sementara dari Pigaraja antara lain Hardiyani Dahlan (26 tahu ), Julfasari Wulan (24 tahun), Samsul (32 tahun), Agam (4 tahun), Kirana (8 tahun), Satria Ibrahim (32 tahun), Sarnawia (10), Bella (30 tahun), Saria Husen (52 tahun), Akila (15 tahun), dan Sri Oma (52 tahun).

‎Selain penumpang, nahkoda dan seluruh anak buah kapal (ABK) juga dilaporkan selamat. Nahkoda kapal diketahui bernama Nursaid (39 tahun) asal Wayakuba.

‎Sementara ABK masing-masing Anwar (38 tahun) asal Wayakuba, Basri (37 tahun) dan Sarif (42 tahun) asal Pigaraja, serta Riski (21 tahun) asal Wayakuba.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang sekaligus pendataan lanjutan terhadap seluruh penumpang.

Sekedar di ketahui, longboat tersebut tenggelam di perairan depan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, setelah dihantam gelombang. Laporan kejadian diterima Unit Siaga SAR Halmahera Selatan dari Kepala Desa Bibinoi pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIT. Longboat diketahui bertolak dari Pelabuhan Babang sebelum insiden terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini