Kapolres Haltim Temui Tokoh Sowoli, Perkuat Sinergi Jaga Perbatasan

Kapolres Halmahera Timur bersama Bupati dan unsur TNI pertemuan dengan tokoh masyarakat Desa Sowoli (Foto/istimewa)

HALTIM – Kapolres Halmahera Timur bersama Bupati dan unsur TNI menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat Desa Sowoli, Jumat (3/4/2026) sore, guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan pasca insiden di Kecamatan Patani Barat.

Pertemuan yang berlangsung di wilayah perbatasan Kabupaten Halmahera Timur dan Halmahera Tengah itu dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Timur, Drs. H. Ubaid Yakub, MPA, Kapolres Haltim AKBP B. Kusuma Ardiansyah, S.I.K., serta Danbrigif 28/Barifola Kolonel Infanteri Rinto Wijaya, bersama sejumlah pejabat lainnya.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk meredam potensi konflik serta memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, khususnya di kawasan yang memiliki kedekatan sosial dengan warga Patani Barat.

Dalam arahannya, Bupati Halmahera Timur menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang terjadi dan mengimbau masyarakat agar tetap menjaga persaudaraan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Pemerintah daerah bersama TNI-Polri berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang dapat memperkeruh situasi,” ujarnya.

Kapolres Halmahera Timur menegaskan, pihak kepolisian bersama jajaran terkait telah mengambil langkah penanganan secara komprehensif, baik secara preventif maupun penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Ia juga mengajak masyarakat untuk menahan diri dan mempercayakan sepenuhnya penanganan situasi kepada aparat keamanan.

Sementara itu, Danbrigif 28/Barifola menegaskan komitmen TNI bersama Polri dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya di daerah perbatasan, serta mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh provokasi yang berpotensi memicu konflik lanjutan.

Desa Sowoli sendiri merupakan wilayah perbatasan yang memiliki hubungan kekerabatan erat dengan masyarakat Patani Barat, sehingga dinilai perlu perhatian khusus guna mencegah meluasnya dampak konflik.

Dari hasil pertemuan tersebut, tokoh masyarakat Desa Sowoli menyatakan komitmen bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Halmahera Timur dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini