Polisi Didesak Usut Dugaan Kayu Ilegal di Pangkalan UD UDIFFA, Truk Bermuatan Kayu Masuk Diam-Diam 

Mobil truk bongkar kayu di diduga ilegal di pangkalan kayu milik UD UDIFFA (Foto/Yasim Mujair/kierahapost.com)

TERNATE – Dugaan praktik peredaran kayu ilegal kembali mencuat di Kota Ternate. Kali ini, sebuah pangkalan kayu milik UD UDIFFA bernomor 1608220008138 yang berlokasi di Lingkungan Sabia, Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara, Maluku Utara, diduga menerima pasokan kayu ilegal.

Pantauan kierahapost.com di lokasi pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIT, terlihat sebuah mobil truk berwarna kuning dengan nomor polisi DG 8551 KD masuk ke area pangkalan dengan membawa muatan kayu dalam jumlah besar.

Mobil truk bongkar kayu diduga ilegal di pangkalan (Foto/Yasim Mujair/kierahapost.com)

Hingga kini, asal-usul kayu tersebut belum diketahui secara pasti. Warga sekitar menduga kayu yang dibawa masuk ke pangkalan itu tidak memiliki dokumen resmi atau berasal dari aktivitas ilegal.

‎Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan aktivitas bongkar muat kayu di pangkalan tersebut.

Ia meminta aparat kepolisian segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap sumber pasokan kayu yang masuk.

“Kami minta Polda Maluku Utara dan Polres Ternate segera turun tangan. Jangan diam, karena kayu yang masuk itu diduga ilegal. Polisi harus usut sampai tuntas,” tegas warga kepada wartawan.

‎Ia juga meminta aparat penegak hukum tidak tutup mata terhadap dugaan peredaran kayu ilegal yang dinilai merugikan negara dan berdampak pada kerusakan hutan di Maluku Utara.

‎Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola pangkalan kayu UD UDIFFA belum berhasil dikonfirmasi terkait asal-usul kayu yang masuk ke lokasi tersebut.

“Kami berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa dokumen angkutan kayu, izin usaha, serta legalitas kayu yang diduga masuk secara ilegal ke pangkalan tersebut,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini