Bapas Ternate dan Kelurahan Tubo Resmi Bentuk Desa Binaan Pemasyarakatan, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien
TERNATE – Balai Pemasyarakatan Kelas II Ternate bersama Pemerintah Kelurahan Tubo resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembentukan Desa Binaan Pemasyarakatan, Rabu (13/05/2026), di Griya Abhipraya Tike Malaha Bapas Ternate.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Bapas Kelas II Ternate, Apriyani, bersama Lurah Tubo, Roswita Soleman, jajaran pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) Bina Tani Kelurahan Tubo, serta sejumlah klien pemasyarakatan.
Program Desa Binaan Pemasyarakatan merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan agar setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan memiliki desa binaan sebagai bentuk penguatan sinergi antara pemasyarakatan dan masyarakat.
Melalui program ini, Bapas Ternate bersama Pemerintah Kelurahan Tubo berkomitmen memperkuat proses pembimbingan, pendampingan, hingga reintegrasi sosial bagi klien pemasyarakatan agar dapat kembali diterima dan berperan aktif di tengah masyarakat.
Kepala Bapas Kelas II Ternate, Apriyani, mengatakan pembentukan Desa Binaan Pemasyarakatan merupakan implementasi pemasyarakatan yang humanis dan berdampak langsung kepada masyarakat.
“Program ini menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi bersama masyarakat agar proses pembinaan klien pemasyarakatan berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Apriyani.
Sementara itu, Lurah Tubo, Roswita Soleman, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Ia berharap kerja sama yang dibangun mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekaligus membantu proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan secara maksimal.
“Pemerintah Kelurahan Tubo siap mendukung program ini demi terciptanya lingkungan yang aman, produktif, dan inklusif,” katanya.
Kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan ditutup dengan penandatanganan PKS sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung suksesnya program pemasyarakatan berbasis masyarakat di wilayah Ternate.









Tinggalkan Balasan