Aliong Mus Resmi Tersangka Korupsi Isda Taliabu, Mengaku “Siap Terima”

Aliong Mus (Foto/Yasim Mujair/kierahapost.com)

TERNATE – Aliong Mus akhirnya angkat bicara usai resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Istana Daerah (Isda) Kabupaten Pulau Taliabu senilai Rp 17,5 miliar.

Mantan Bupati Pulau Taliabu dua periode itu mengaku belum membaca surat penetapan tersangka yang dilayangkan penyidik. Namun, ia menyatakan menerima status hukum tersebut sebagai konsekuensi proses hukum yang sedang berjalan.

“Saya belum baca surat,” kata Aliong singkat saat dimintai tanggapan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka,Selasa (26/5/2026).

Meski begitu, Aliong mengaku tetap menghormati proses hukum yang dilakukan Kejati Maluku Utara.

“Kalau memang sudah ditetapkan, saya sebagai warga negara harus terima,” ujarnya.

Penetapan Aliong Mus sebagai tersangka menambah daftar panjang pihak yang terseret dalam skandal dugaan korupsi proyek pembangunan Istana Daerah Pulau Taliabu yang selama ini menjadi sorotan publik.

Proyek bernilai fantastis itu diduga kuat menjadi bancakan anggaran. Tim Penyidik Pidana Khusus Kejati Maluku Utara menemukan adanya indikasi penyimpangan serius dalam pelaksanaan proyek, mulai dari dugaan penyalahgunaan anggaran, pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, hingga indikasi pengondisian proyek.
‎Dari hasil penyelidikan sementara, negara diduga mengalami kerugian lebih dari Rp8 miliar.

Sebelumnya, penyidik telah lebih dulu menetapkan tiga tersangka lain dalam perkara tersebut, masing-masing YS alias Yopi selaku Komisaris PT Damai Sejahtera Membangun, Suprayidno mantan Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu, serta MPR alias Melanton yang disebut sebagai pelaksana kegiatan proyek.

Kejati Maluku Utara memastikan pengusutan kasus korupsi proyek Istana Daerah Pulau Taliabu belum berhenti. Penyidik kini terus mendalami aliran anggaran dan keterlibatan pihak lain dalam proyek yang diduga merugikan negara miliaran rupiah tersebut.

‎Penetapan Aliong Mus sebagai tersangka menjadi babak baru dalam pengungkapan dugaan korupsi proyek Istana Daerah yang sejak awal menyedot perhatian masyarakat Maluku Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini