Satlantas Halbar Tangani Material yang Berserakan di Jalan

Kierahapost.com Riski Samsudin
Anggota Satlantas Halbar Tangani Material yang Berserakan di Jalan (Dok/istimewa)

HALBAR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Halmahera Barat mengimbau para pengemudi kendaraan angkutan barang, khususnya dump truck, agar lebih memperhatikan keamanan muatan dan kondisi kendaraan guna mencegah material jatuh ke badan jalan.

Imbauan ini disampaikan menyusul temuan material tanah yang berserakan di badan jalan, tepat di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (27/10/2026).

Kasat Lantas Polres Halbar, AKP Risno Naser, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi sementara, material tersebut diduga jatuh akibat pengait pada bagian belakang dump truck yang terlepas.

Pengemudi kendaraan juga telah datang untuk memberikan keterangan kepada pihak kepolisian dan menunjukkan itikad baik dalam menanggapi kejadian tersebut.

“Dari keterangan yang bersangkutan, pengait bagian belakang dump truck terlepas sehingga material jatuh. Jadi, berdasarkan keterangan sementara, tidak ada unsur kesengajaan,” ujar Risno.

Ia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal secara kasatmata, muatan kendaraan tersebut tidak terlihat melebihi kapasitas. Meski demikian, kondisi pengait dan sistem pengamanan muatan harus tetap diperiksa sebelum kendaraan beroperasi.

Menurut Risno, material yang jatuh ke badan jalan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, terutama pengendara sepeda motor yang berada di belakang kendaraan angkutan.

Risiko kecelakaan juga dapat meningkat apabila material berupa pasir atau tanah beterbangan akibat terpaan angin maupun terjatuh saat kendaraan melaju.

Karena itu, ia meminta para pengemudi dan pelaku usaha jasa angkutan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, memeriksa pengait serta pengamanan bak kendaraan, dan menggunakan terpal untuk menutup muatan material apabila diperlukan.

“Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya polisi. Saya mengimbau para pelaku usaha jasa angkutan, khususnya dump truck, agar memperhatikan keselamatan pengendara lain,” tegasnya.

Risno juga mengingatkan bahwa material yang jatuh dari kendaraan angkutan dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai ketentuan perundang-undangan, dengan mempertimbangkan kondisi dan akibat yang ditimbulkan. Terlebih apabila kejadian tersebut menyebabkan kecelakaan yang mengakibatkan korban luka berat atau meninggal dunia.

Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh. Operasi tersebut merupakan upaya kepolisian untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

Ia menegaskan, masyarakat seharusnya tidak hanya takut terkena tilang, tetapi juga menyadari pentingnya keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Jangan takut ditilang, tetapi takutlah apabila terjadi kecelakaan. Tidak ada masyarakat yang ingin mengalami kecelakaan, baik jatuh sendiri, ditabrak kendaraan lain, maupun menabrak orang lain,” tandasnya.

Ia berharap seluruh pengguna jalan, termasuk pengemudi kendaraan angkutan barang, semakin meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan bersama demi terciptanya lalu lintas yang tertib, aman, dan nyaman di Kabupaten Halmahera Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini