Polres Halbar Sasar Pelanggar Lalu Lintas
HALBAR – Polres Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, resmi memulai Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Kie Raha 2026 dengan menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
Operasi tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Polres Halbar, Senin (26/10/2026), yang dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Halbar, AKBP Muhammad Musni, S.E., S.I.K.
Apel ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Halbar Drs. Julius, M.Si., yang mewakili Bupati, serta Perwira Penghubung Letkol Inf Ibrahim Malik yang mewakili Dandim 1501 Ternate-Halbar.
Dalam amanat Kapolda Maluku Utara yang dibacakannya, AKBP Muhammad Musni menegaskan bahwa Operasi Patuh Kie Raha 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”. Pendekatan persuasif dan humanis menjadi salah satu penekanan dalam pelaksanaan operasi.
“Polisi hadir bukan sebagai sosok yang menakutkan di jalan raya, melainkan sebagai mitra dan pelindung warga untuk membangun budaya berkendara yang selamat dan beretika,” tegasnya.
Pelanggaran yang Jadi Sasaran
Dalam operasi tersebut, petugas akan menyasar sejumlah pelanggaran yang berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Di antaranya, pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, melawan arus lalu lintas, pengendara di bawah umur, aksi balap liar, menggunakan telepon seluler saat berkendara, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, serta penggunaan knalpot bising.
Penekanan terhadap pelanggaran tersebut sejalan dengan upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih menjadi persoalan serius secara nasional.
Dalam amanat yang dibacakan Kapolres, disebutkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Korlantas Polri hingga Oktober 2026 mencatat 145.578 kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Data tersebut juga menyebutkan 10.519 orang meninggal dunia.
Sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang dominan terlibat dalam kecelakaan, sementara kelalaian manusia atau human error menjadi salah satu faktor utama penyebabnya.
Kedepankan Pendekatan Humanis
Selain penindakan langsung, Polres Halbar akan mengoptimalkan penggunaan teknologi tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk mendukung transparansi penegakan hukum.
AKBP Muhammad Musni juga menginstruksikan seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai prosedur operasional standar (SOP), mengutamakan keselamatan, serta menghindari pendekatan yang tidak humanis kepada masyarakat.
“Laksanakan tugas sesuai SOP, utamakan keselamatan, dan kedepankan pendekatan humanis. Jadikan momentum operasi ini untuk membangun kesadaran masyarakat, bukan sekadar memberikan sanksi,” instruksinya kepada personel saat apel.
Apel gelar pasukan tersebut melibatkan personel gabungan dari satu peleton TNI, Sat Brimob, Sat Sabhara, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Intelkam, staf Polres, hingga personel Dinas Perhubungan Halmahera Barat.
Kesiapan personel juga ditunjukkan melalui kehadiran kendaraan dinas roda dua, roda empat, dan roda enam yang akan mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Melalui Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polres Halbar bersama instansi terkait berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas, mematuhi aturan, dan mengutamakan keselamatan demi menekan risiko kecelakaan di jalan raya.









Tinggalkan Balasan