Polsek Ternate Selatan Bekuk Pelaku Curanmor, Ditangkap di Sofifi Saat Bawa Motor Curian
TERNATE – Aparat Polsek Ternate Selatan berhasil membekuk terduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial FHL. Pelaku ditangkap di wilayah Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, setelah dilakukan pengejaran oleh tim gabungan.
Kapolsek Ternate Selatan Ipda Fatmawati Sukur mengatakan, penangkapan dilakukan pada Selasa, 21 April 2025 sekitar pukul 20.40 WIT, setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.
“Penangkapan ini berawal dari informasi yang kami terima terkait keberadaan terduga pelaku bersama kendaraan yang digunakan. Tim kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan pengejaran,” ujar Kapolsek saat di konfirmasi, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, setelah mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di Sofifi dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Fino warna merah, pihaknya langsung berkoordinasi dengan anggota Reskrim Polsek Oba Utara.
“Kami berkoordinasi dengan Polsek Oba Utara untuk melakukan pemantauan. Pelaku akhirnya berhasil diamankan di indekos Nurahmatia yang berada di Kelurahan Sofifi,” katanya.
Setelah diamankan, pelaku kemudian dibawa ke Ternate menggunakan speed boat dan dijemput oleh tim Reskrim Polsek Ternate Selatan di Pelabuhan Semut Mangga Dua.
Dari hasil interogasi, lanjut Fatmah, pelaku mengakui telah melakukan pencurian satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan.
“Pelaku mengakui mencuri motor tersebut dan kemudian mengubah warna kendaraan dari merah menjadi putih menggunakan pilox untuk menghilangkan jejak,” ungkapnya.
Selain itu, pelaku juga mengaku melakukan aksi pencurian di lokasi lain.
“Di TKP lain, tepatnya di sebuah indekos di Kelurahan Jati, pelaku mengambil empat unit handphone dan satu unit sepeda motor Yamaha Fino,” tambahnya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan tiga unit handphone dari berbagai merek.
“Barang bukti sudah kami amankan, dan saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan TKP lain,” tutupnya.







Tinggalkan Balasan