Digerebek di Kamar Mandi, Pria di Ternate Simpan Sabu dalam Sedotan Hitam

Polres Ternate tangkap pelaku penguna narkoba (Foto/istimewa)

TERNATE – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ternate, Maluku Utara, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika.

Seorang pria berinisial SM (35 tahun), warga Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, diringkus Polisi saat bersembunyi di kamar mandi rumahnya, Senin (27/4/2026).

‎Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, tim Opsnal Unit 2 Satresnarkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Saat dilakukan pemantauan, petugas mencurigai gerak-gerik pelaku yang kemudian masuk ke rumah melalui pintu belakang. Tanpa membuang waktu, aparat melakukan pengejaran dan menemukan pelaku bersembunyi di dalam kamar mandi.

‎Dari lokasi persembunyian tersebut, polisi menemukan satu sachet plastik klip bening berisi diduga sabu yang disembunyikan secara licik di dalam sedotan plastik berwarna hitam, terselip di dalam bak air.

Tak berhenti di situ, hasil interogasi awal mengungkap bahwa pelaku masih menyimpan barang bukti lain di dalam rumahnya. Petugas kemudian menemukan empat sachet tambahan yang diduga berisi sabu di bawah tempat tidur pelaku. Secara keseluruhan, SM mengakui kepemilikan lima sachet tersebut.

Dalam penggeledahan lanjutan, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti lain, di antaranya sabu dengan total berat bruto sekitar 1,06 gram, pipet kaca (pireks), timbangan digital, sedotan plastik, puluhan plastik klip kosong, satu kotak plastik, serta satu unit telepon genggam lengkap dengan kartu SIM.

‎Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas Ipda Sudirjo menyampaikan, pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Ternate untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

‎“Penyidik akan melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti, gelar perkara, serta pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain,” ujar Sudirjo.

‎Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkotika demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Ternate.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa peredaran narkoba masih mengintai hingga ke lingkungan permukiman, dan membutuhkan peran bersama untuk memberantasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini