Rusdi Yusuf Siap Bawa KADIN Maluku Utara Jadi Rumah Besar Pengusaha Lokal
TERNATE – Calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Maluku Utara, Rusdi Yusuf, menegaskan komitmennya menjadikan KADIN sebagai rumah besar dunia usaha yang kuat, modern, dan berpihak kepada pengusaha lokal.
Komitmen tersebut didasari oleh besarnya potensi ekonomi Maluku Utara yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif.
Berdasarkan data yang dirangkum dalam dokumen visi dan misinya, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada 2025 mencapai 34,17 persen, yang ditopang sektor industri pengolahan, investasi, pertambangan, dan hilirisasi. Sementara pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 19,64 persen secara tahunan.
Menurut Rusdi, capaian tersebut harus menjadi peluang yang dapat dirasakan seluruh pelaku usaha di daerah, khususnya pengusaha lokal dan UMKM, bukan hanya dinikmati oleh investor maupun perusahaan besar.
”Pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat nyata bagi pengusaha lokal, UMKM, tenaga kerja daerah, dan masyarakat Maluku Utara. Karena itu, KADIN harus hadir sebagai rumah besar dunia usaha yang mampu menjembatani kepentingan pemerintah, investor, dan pelaku usaha lokal,” ujar Rusdi, Jumat (26/6/2026).
Ia menilai KADIN ke depan tidak cukup hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi harus bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus fasilitator yang mampu membuka akses investasi, kemitraan usaha, pembiayaan, informasi proyek, hingga peningkatan kapasitas pelaku usaha daerah.
Berbekal pengalaman di sektor pertambangan, jasa konstruksi, organisasi dunia usaha, dan kepemudaan, Rusdi optimistis mampu membawa KADIN Maluku Utara menjadi organisasi yang lebih progresif. Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Konsultasi Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan KADIN Maluku Utara, serta memimpin sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan.
Melalui visi kepemimpinannya, Rusdi mengusung tekad mewujudkan KADIN Provinsi Maluku Utara sebagai rumah besar dunia usaha yang inklusif, profesional, dan berdaya saing, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, hilirisasi, penguatan pengusaha lokal, pertumbuhan UMKM, serta pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Visi tersebut dibangun di atas empat nilai utama, yakni kolaboratif, berpihak kepada pengusaha lokal, profesional dan terbuka, serta berkelanjutan. Menurutnya, investasi dan aktivitas pertambangan harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap lingkungan, keselamatan kerja, peningkatan kualitas tenaga kerja lokal, serta tanggung jawab sosial perusahaan.
Mengusung tagline “KADIN Kuat, Pengusaha Lokal Naik Kelas, Maluku Utara Maju”.
“Saya berharap KADIN mampu menghadirkan solusi nyata bagi dunia usaha dan memperkuat posisi pengusaha daerah dalam rantai pasok industri strategis yang berkembang di Maluku Utara,”tandasnya.







Tinggalkan Balasan