Kapolda Malut Tegas: Temuan Audit Jangan Sampai Terulang

Dok istimewa

SOFIFI – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mengingatkan seluruh Direktorat Polda Malut dan Polres jajaran di 10 kabupaten/kota untuk serius membenahi kinerja dan administrasi setelah ditemukan sejumlah catatan dalam Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2026.

Penegasan itu disampaikan Irjen Pol. Arif Budiman usai menutup taklimat awal audit kinerja yang dilaksanakan oleh Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri di Aula Polres Ternate, Rabu (12/8/2026).

Audit tersebut berlangsung selama sepekan, sejak Kamis, 6 Agustus hingga Rabu, 12 Agustus 2026. Pemeriksaan menyasar sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lingkungan Polda Malut dan seluruh Polres jajaran.

Kapolda menegaskan, setiap temuan yang muncul dalam proses audit harus menjadi bahan evaluasi dan segera dilakukan perbaikan. Ia tidak ingin persoalan yang sama kembali ditemukan dalam pemeriksaan berikutnya.

“Temuan-temuan yang didapatkan selama audit, saya ingatkan agar dilakukan perbaikan kinerja dan perbaikan administrasi. Sehingga ke depannya tidak lagi ada temuan,” tegas Arif.

Menurutnya, audit bukan sekadar mencari kesalahan, tetapi menjadi momentum bagi setiap satuan kerja untuk memperbaiki tata kelola, meningkatkan disiplin administrasi, sekaligus memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan.

Arif juga meminta seluruh jajaran tidak ragu melakukan konsultasi apabila menemukan kendala dalam pelaksanaan tugas maupun pengelolaan administrasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kesalahan yang sama.

“Jadi saya harap setiap jajaran harus rajin konsultasi, supaya tidak lagi kesalahan dan temuan,” ujarnya.

Meski demikian, Kapolda tidak menyebut secara rinci Direktorat maupun Polres mana yang memiliki temuan paling banyak dalam audit tersebut.

Diketahui, Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang dilakukan Itwasum Polri difokuskan pada empat aspek utama, yakni bidang operasional, sumber daya manusia (SDM), logistik dan sarana prasarana, serta anggaran dan keuangan.

Hasil audit ini diharapkan menjadi dasar evaluasi bagi seluruh jajaran Polda Malut untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh. Kapolda pun menegaskan, tidak boleh ada lagi temuan yang sama pada pemeriksaan selanjutnya.

“Sudah Ditemukan, Wajib Diperbaiki”

Menjadi pesan tegas Kapolda kepada seluruh jajarannya agar hasil audit tidak berhenti sebatas catatan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan perbaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini