HUT ke-81 RI, Siswa SD-SMP di Loloda Rela Seberangi Laut dan Lewati Tebing Demi Sekolah

Foto siw SD dan siswi SMP (Dok/screenhot)

HALUT – Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, perjuangan sejumlah siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Desa Jikolamo, Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, justru menjadi sorotan.

Pasalnya, para siswa tersebut harus menempuh perjalanan yang cukup berat untuk bersekolah di Desa Dagasuli. Mereka bahkan harus menyeberangi perairan serta berjalan kaki melewati jalur yang terjal dan menanjak demi mendapatkan pendidikan.

Foto siswa-siswi berjalan kaki lewat tebing (Dok/screenhot)

Kondisi tersebut terlihat dalam sebuah video yang viral di media sosial Facebook. Video yang dibagikan akun bernama Elisya Isya memperlihatkan sejumlah siswa berjalan kaki menuju sekolah dengan kondisi jalan yang cukup memprihatinkan.

Dalam video tersebut, para siswa tampak harus berhati-hati saat melewati jalan yang berada di tebing. Kondisi jalan menjadi semakin berbahaya ketika hujan turun.

“Semoga kami bisa mendapat bantuan yang meringankan kami ketika pergi ke sekolah,” tulis Elisya Isya dalam unggahannya.

Salah satu siswa dalam video tersebut juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat membangun jembatan untuk memudahkan akses mereka menuju sekolah.

“Ibu Serly, tolong kase turun bantuan jembatan. Torang bajalang dari sana sampe sini jauh sekali, di utan naik ka atas. Tolong Pak Presiden Prabowo dan Ibu Gubernur, tolong bantu kami di Desa Jikolamo,” ujar siswa tersebut.

Perjuangan para pelajar ini pun mengundang perhatian warganet. Salah satu akun Facebook bernama Aldi R menilai, meski Indonesia telah merdeka selama 81 tahun, masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya merasakan kemerdekaan, terutama dalam hal infrastruktur dan akses pendidikan.

“Tepat 81 tahun Indonesia merdeka, tetapi masih ada saudara kita yang belum merasakan kemerdekaan dalam bentuk infrastruktur dan pendidikan,” tulis Aldi R.

Ia berharap pemerintah pusat dapat segera melihat kondisi tersebut dan memberikan perhatian terhadap akses pendidikan anak-anak di Maluku Utara.

“Semoga Pak Presiden Prabowo Subianto segera melihat ini dan bisa membantu anak-anak di Maluku Utara untuk dibuatkan jembatan, sehingga anak-anak bangsa di sana bisa merasakan pendidikan yang baik,” sambungnya.

Komentar lainnya datang dari akun Vic Jalani Saja. Ia menyebut pemerintah daerah telah berupaya membangun jalan dan jembatan, namun masih terdapat berbagai persoalan dalam prosesnya.

Sementara akun Suratni Umar turut memberikan dukungan kepada para siswa yang tetap bersemangat menuntut ilmu meski harus menghadapi medan yang sulit.

“Semoga Ibu Gub melihat video ini. Sungguh perjuangan yang sangat luar biasa. Insya Allah ke depannya adik-adik menjadi orang yang sukses,” tulisnya.

Kondisi tersebut kembali membuka perhatian publik terhadap pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan Maluku Utara.

Akses jalan dan jembatan yang layak dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, terutama anak-anak yang setiap hari harus menempuh perjalanan demi mendapatkan pendidikan.

Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, perjuangan siswa-siswa Jikolamo menjadi gambaran bahwa makna kemerdekaan tidak hanya soal terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang terpenuhinya hak masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan dan infrastruktur yang layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini