Maulid Nabi di Payo Pecah! KKN IAIN Ternate dan Warga Kompak

Kierahapost.com Riski Samsudin
Foto pembukaan kegiatan Maulid Nabi (Dok/istimewa)

HALBAR – Suasana Desa Payo, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, bergema dengan semangat keislaman.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate bersama pemuda dan ibu-ibu WIA Desa Payo menggelar rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan. Mahasiswa KKN IAIN Ternate bersama masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai ruang untuk membangun kebersamaan, memperkuat silaturahmi sekaligus mendorong generasi muda agar kembali menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan.

Mengusung tema “Peran Generasi Muda Islam dalam Meneladani Semangat Hijrah dan Kejujuran Rasulullah,” rangkaian kegiatan juga diramaikan dengan sejumlah perlombaan yang melibatkan masyarakat Desa Payo.

Ketua Panitia, Isman Rustam menegaskan, semangat Maulid Nabi harus mampu memberikan dampak nyata, khususnya bagi generasi muda.

“Semangat hijrah dan kejujuran Rasulullah harus menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa,” ujar Isman.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah harus diterjemahkan dalam perilaku sehari-hari, terutama kejujuran, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) Mahasiswa KKN IAIN Ternate, Ikhlas Munawar, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya kami untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan bersama masyarakat Desa Payo,” katanya.

‎Ikhlas menyebut rangkaian peringatan Maulid Nabi masih akan berlanjut hingga malam puncak yang dijadwalkan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Malam puncak tersebut diharapkan menjadi momentum besar bagi seluruh masyarakat Desa Payo untuk berkumpul, memperkuat persaudaraan dan kembali merefleksikan nilai-nilai yang diwariskan Rasulullah Muhammad SAW.

“Maulid Nabi harus menjadi momentum untuk memperkuat nilai keislaman, persaudaraan, kejujuran dan semangat hijrah sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW,” tegas Ikhlas.

Panitia pun mengajak seluruh masyarakat Desa Payo untuk ikut menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan hingga malam puncak.

“Mari jadikan Maulid Nabi bukan hanya sebagai peringatan, tetapi sebagai momentum untuk menghadirkan kembali akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita sehari-hari,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Payo, Hamsir Noho.

Dengan keterlibatan mahasiswa KKN, pemuda dan ibu-ibu WIA, peringatan Maulid Nabi di Desa Payo diharapkan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga meninggalkan pesan kuat bagi generasi muda agar menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini