Belasan Rumah di Desa Idam Gamlamo Halbar Terendam Banjir, Warga Minta Solusi Permanen

Banjir di perbatasan antara Desa IdamGamlamo dan Gammomeng Kabupaten Halmahera Barat (Khy/Kierahapost)

HALBAR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengakibatkan belasan rumah di Desa Idam Gamlamo, Kecamatan Sahu, terendam banjir, Selasa (23/9/2025).

Kepala Desa Idam Gamlamo, Alex Bessy, saat dikonfirmasi mengungkapkan, banjir mulai terjadi sekitar pukul 08.00 WIT malam hingga merendam kurang lebih 17 rumah warga.

“Terkonfirmasi beberapa rumah, perabotan seperti kursi, lemari pakaian, dan barang elektronik tidak sempat diamankan sehingga terendam air. Hingga pukul 21.55 WIT banjir masih berlangsung, untungnya tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Menurut Alex, banjir tersebut merupakan kiriman air dari barangka (kali) Desa Taraudu. Karena tidak ada saluran menuju Kali Akelamo, air akhirnya meluap ke Desa Idam Gamlamo hingga ke desa tetangga, Gammomeng.

Ia menegaskan, persoalan banjir ini sudah berulang kali diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) baik di tingkat desa maupun kecamatan sejak tahun 2013, namun hingga kini belum ditindaklanjuti pemerintah daerah.

“Setiap Musrenbang, penanganan banjir selalu menjadi item utama pembahasan. Kami berharap Pemda segera mencari solusi permanen, entah dengan membuat tanggul atau membuka jalur air baru. Kalau tidak, masyarakat akan terus dirugikan,” tegasnya.

Alex menambahkan, keluhan masyarakat kerap kali dialamatkan kepada pemerintah desa maupun kecamatan lantaran belum adanya realisasi program tersebut.

“Padahal usulan sudah berulang kali disampaikan, tapi tidak pernah terealisasi. Ini yang membuat warga sering menyalahkan kepala desa dan camat,” pungkasnya. (Khy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!