Kapolda Maluku Utara Lantik 128 Bintara Remaja di SPN Gurabati
TIDORE – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, resmi melantik sebanyak 128 remaja Bintara berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) untuk bergabung dalam Korps Bhayangkara di lingkungan Kepolisian Daerah Maluku Utara.
Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di Sekolah Polisi Negara (SPN) Gurabati, Kota Tidore Kepulauan, Rabu (24/12/2025), dan disaksikan langsung oleh para orang tua siswa Bintara.
Suasana haru mewarnai prosesi pelantikan.
Usai pengambilan sumpah, para Bintara remaja menghampiri orang tua masing-masing. Isak tangis pecah ketika Kapolda menyampaikan refleksi perjalanan para siswa hingga resmi dilantik sebagai anggota Polri.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, mengatakan, setelah resmi bergabung, para Bintara remaja harus mampu menyesuaikan diri dengan tugas kedinasan serta transformasi kepolisian yang kini sangat dibutuhkan masyarakat.
“Masyarakat membutuhkan transformasi kepolisian, baik dalam penegakan hukum maupun pelayanan. Karena itu saya tekankan ada tiga tugas utama, yakni menjaga kehidupan, menjaga peradaban, dan menjadi pejuang kemanusiaan,” ujarnya.
Jenderal dua bintang itu menambahkan, para Bintara remaja juga diwajibkan belajar dari para senior serta menjalani pembinaan lanjutan. Dari 128 orang yang dilantik, sebanyak 101 orang akan kembali dibina selama tiga bulan di Korps Brimob, sementara 27 orang lainnya telah ditempatkan di Polda Metro Jaya dan Korps Brimob Polri.
“Pembinaan lanjutan ini bertujuan agar mereka lebih siap menjalankan tugas di lapangan,” jelasnya.
Kapolda juga menekankan pentingnya menjauhi segala bentuk pelanggaran. Ia mengingatkan para Bintara remaja untuk selalu mengingat perjuangan orang tua yang telah mengantarkan mereka menjadi anggota Polri.
“Saya minta mereka sujud di hadapan orang tua agar menyadari betapa besar pengorbanan keluarga. Itu menjadi pengingat agar tidak melakukan pelanggaran,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SPN Polda Maluku Utara, Kombes Pol Anjas Gautama Putra, menjelaskan bahwa 128 Bintara remaja tersebut dinyatakan lulus setelah melalui berbagai tahapan penilaian.
“Penilaian meliputi aspek kepribadian, ketabahan, dan kesamaptaan. Seluruh siswa yang lulus telah menyelesaikan semua tahapan pendidikan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan di SPN difokuskan pada pembentukan karakter agar para Bintara menjadi polisi yang profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
“Ilmu yang didapat selama pendidikan harus diimplementasikan dengan baik saat bertugas di lapangan,” katanya.
Selain itu, SPN Polda Maluku Utara juga menetapkan empat Bintara terbaik, yakni Bripda Samsul Abdul Latif sebagai siswa terbaik dengan nilai 76, Bripda Awal Bintang Fajar sebagai siswa cendekia dengan nilai 75, Bripda Farman Upara sebagai siswa trengginas dengan nilai 83, serta Bripda Aditya Zefanya Mailoa sebagai siswa tanggon dengan nilai 73.
“Penilaian kategori ini berdasarkan kepribadian dan capaian selama pendidikan,” pungkasnya.








Tinggalkan Balasan