Kajati Malut Lantik Tommy Kristanto sebagai Wakajati, Tekankan Integritas dan Peningkatan Kinerja

Foto Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus M. Tacoy, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan Tommy Kristanto sebagai wakajati (Dok/Penkum Kejati Malut)

TERNATE – Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus M. Tacoy, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan Tommy Kristanto sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Maluku Utara.

Pelantikan berlangsung di Aula Falama Lamo Kejati Maluku Utara,Rabu (19/8/2026).Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Kejati Maluku Utara serta seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Maluku Utara.

Pelantikan Wakajati menjadi momentum penting bagi jajaran Kejati Maluku Utara dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, sekaligus mendorong peningkatan kinerja institusi.

Dalam sambutannya, Roberthus menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni atau pergantian jabatan. Menurutnya, pelantikan merupakan momentum untuk meneguhkan kembali tanggung jawab moral, profesional, dan institusional bagi setiap insan Adhyaksa yang mendapat amanah.

“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremoni dan pergantian jabatan semata, tetapi merupakan momentum penegasan tanggung jawab moral, profesional, dan institusional bagi setiap insan Adhyaksa yang diberi amanah untuk memimpin pada tempat penugasan yang baru,” ujar Roberthus.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada Tommy Kristanto atas kepercayaan yang diberikan sebagai Wakajati Maluku Utara. Roberthus berharap pejabat baru tersebut mampu membawa energi positif dan semangat baru dalam menjalankan tugas.

“Setelah pelantikan saudara sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, tentu banyak tugas ke depan yang harus diselesaikan,” katanya.

Roberthus mengajak seluruh jajaran Kejati Maluku Utara untuk mencurahkan tenaga, pikiran, dan kemampuan terbaik dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Ia juga menekankan pentingnya memulihkan marwah institusi serta memperkuat kembali kepercayaan publik terhadap Kejaksaan.

‎Seluruh insan Adhyaksa, kata Roberthus, harus senantiasa menjaga integritas dan menghindari berbagai bentuk perbuatan tercela yang dapat mencederai nama baik institusi.

“Sumpah jabatan yang telah diucapkan harus dimaknai sebagai janji suci dan tanggung jawabnya kepada negara, masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Perkuat Reformasi Birokrasi
‎Selain integritas, Kajati Maluku Utara juga menegaskan komitmen institusinya dalam menjalankan reformasi birokrasi melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Menurut Roberthus, reformasi birokrasi merupakan langkah penting dalam menata sistem penyelenggaraan pemerintahan agar berjalan dengan baik, efektif, dan efisien, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM, Kejati Maluku Utara memperkuat enam area perubahan, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, sistem manajemen sumber daya manusia, akuntabilitas kinerja, pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Roberthus mengatakan perubahan tersebut harus dilakukan secara sistematis dan konsisten, baik terhadap mekanisme kerja, pola pikir maupun budaya pelayanan prima seluruh aparatur.

Langkah itu diharapkan dapat mendorong penyelenggaraan tugas dan pelayanan Kejaksaan semakin baik serta sejalan dengan tujuan pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi yang bersih dan melayani.

Pada kesempatan yang sama, Roberthus juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Nelly Tommy Kristanto selaku Wakil Ketua IAD Wilayah Maluku Utara. Ia berharap kehadirannya dapat memberikan kontribusi positif bagi organisasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD).

Mengakhiri sambutannya, Roberthus mengajak seluruh jajaran menjadikan pelantikan Wakajati sebagai momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian dan kinerja.

‎Ia berharap kehadiran Tommy Kristanto sebagai Wakajati yang baru dapat memberikan energi positif serta mendorong peningkatan kinerja Kejati Maluku Utara secara optimal.

“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua dalam menjalankan tugas pengabdian bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini