Bikin Warga Resah, Kandang Ternak Oknum Polisi di Akeboca Diperintahkan Bongkar
TERNATE – Keluhan warga terkait keberadaan kandang ternak ayam dan bebek milik oknum anggota Polri di lingkungan Akeboca, Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, akhirnya ditindaklanjuti Polres Ternate.
Kandang ternak tersebut diduga dibangun di depan teras rumah warga sehingga menimbulkan ketidaknyamanan, terutama akibat bau kotoran yang mengganggu lingkungan permukiman.
Oknum polisi yang disebut warga berinisial R alias Rizal, berpangkat Aiptu, dan bertugas di Polsek Ternate Utara.
Menanggapi keluhan tersebut, Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto memastikan pihaknya telah memerintahkan Kapolsek Ternate Utara untuk segera turun tangan.
“Sudah dimonitor. Sudah kami tindaklanjuti. Saya sudah perintahkan Kapolsek Utara untuk segera tindaklanjut terkait keluhan masyarakat tersebut,” kata Anita saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak terus terdampak bau tidak sedap yang ditimbulkan dari keberadaan kandang ternak yang berada dekat dengan rumah warga.
“Supaya masyarakat tidak terkena dampak dari bau tidak sedap dengan adanya kandang ternak dekat dengan rumah warga,” ujarnya.
Menindaklanjuti perintah tersebut, Kapolsek Ternate Utara AKP Rusli Hanafi langsung turun ke lokasi untuk mengecek kondisi kandang dan mendengar keluhan masyarakat.
“Saya sudah ke lokasi, karena ada keluhan masyarakat yang langsung ditindaklanjuti oleh Ibu Kapolres,” jelas Rusli.
Setelah melakukan pengecekan, Rusli mengaku telah memerintahkan anggotanya untuk membongkar kandang tersebut dan memindahkannya ke lokasi yang lebih jauh dari permukiman warga.
Ia menyebut, langkah tersebut dilakukan berdasarkan kesepakatan awal yang telah dibahas di Kantor Kelurahan.
“Saya sudah perintahkan untuk bongkar dan tidak lagi ada kandang di situ. Saya bilang kandang itu harus dibangun dengan radius 25 atau 30 meter dari pemukiman sesuai dengan kesepakatan awal di kantor Kelurahan,” tegasnya.
Polres Ternate memastikan persoalan tersebut ditangani agar keberadaan kandang ternak tidak kembali mengganggu kenyamanan warga di kawasan permukiman Akeboca.






Tinggalkan Balasan