Korsleting Listrik Hanguskan Rumah Warga di Halbar

Kierahapost.com Riski Samsudin
Dok istimewa

HALBAR – Kebakaran hebat melanda rumah milik Amos Suli (55 tahun), warga RT 02/RW 00, Desa Kuripasai, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Rabu malam (4/10/2026). Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan bangunan rumah dan menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp 5 juta.

Informasi kebakaran diterima petugas piket Pemadam Kebakaran (Damkar) Halmahera Barat pada pukul 22.09 WIT melalui Kabid Damkar. Merespons laporan tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 22.15 WIT dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan 20 personel.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 22.24 WIT setelah menempuh jarak sekitar empat kilometer. Proses pemadaman dan penanganan kebakaran berlangsung hingga pukul 23.16 WIT.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada bangunan rumah milik korban dengan estimasi kerugian mencapai Rp 5.000.000.

Menyikapi peristiwa tersebut, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Halmahera Barat, Djurahman Selpia, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik dan peralatan rumah tangga.

Ia meminta warga rutin memeriksa kondisi kabel, stopkontak, serta peralatan elektronik untuk memastikan semuanya dalam keadaan aman. Selain itu, peralatan listrik yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan.

“Mari kita membiasakan diri untuk selalu memeriksa peralatan elektronik, memastikan kabel dan stopkontak dalam keadaan aman, serta mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan. Jangan lupa memeriksa kompor dan memastikan api sudah benar-benar padam serta regulator gas dalam keadaan aman,” ujar Djurahman.

Menurutnya, langkah pencegahan tersebut sangat penting untuk menghindari korsleting listrik, kebakaran, serta berbagai kejadian yang dapat mengancam keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat.

“Jangan sampai kelalaian kecil membawa dampak yang besar. Lebih baik mencegah daripada menyesal kemudian,” tegasnya.

Djurahman juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan.

Ia berharap masyarakat Halmahera Barat senantiasa diberikan perlindungan, keamanan, dan keselamatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah, sebab kelalaian kecil dapat berujung pada kebakaran dan kerugian besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini