Kapolda Temui TKBM Pelabuhan Ahmad Yani, Soroti Ketertiban dan Peredaran Barang Ilegal

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman Temui TKBM Pelabuhan Ahmad Yani (Dok/istimewa)

TERNATE – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, turun langsung menemui para Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Rabu (4/11/2026).

Pertemuan yang turut dihadiri Dirpolairud, Dirreskrimum, serta Kapolres Ternate tersebut menjadi langkah Polri dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi bersama masyarakat, khususnya para pekerja pelabuhan, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat”, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog bagi para TKBM untuk menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta persoalan yang berkaitan dengan aktivitas di kawasan pelabuhan.

Usai pertemuan, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mengatakan bahwa komunikasi secara langsung dengan para pekerja pelabuhan penting dilakukan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus mendengarkan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

Menurutnya, salah satu masukan yang disampaikan para TKBM berkaitan dengan ketertiban aktivitas pelabuhan, termasuk adanya dugaan masuknya barang-barang ilegal yang perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut aparat penegak hukum.

“Tadi saran dan masukan yaitu tentang ketertiban di area pelabuhan hingga masuknya barang-barang ilegal lainnya untuk ditindaklanjuti. Yang pasti kita sama-sama mencari solusi dan menginginkan area pelabuhan selalu tertib,” ungkap Irjen Arif.

Ia menegaskan, setiap temuan barang yang diduga ilegal akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan guna memastikan asal-usul barang serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kepemilikannya.

Kapolda juga memastikan bahwa penanganan setiap kasus harus dilakukan secara objektif dan profesional, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita tetap objektif dalam melakukan penyelidikan setiap barang ilegal yang ditemukan, karena Polisi juga bekerja harus bijaksana,” tuturnya.

Lebih lanjut, Irjen Arif mengimbau seluruh pekerja dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani agar terus membangun kerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman, tertib, dan kondusif.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Tentunya polisi tidak bekerja sendirian, tapi butuh kerja sama seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban di Pelabuhan Ahmad Yani ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini