Speedboat Mogok, Pengusaha Protes Masuknya Kapal Cepat Cantika 08 di Halbar
HALBAR – Sejumlah pengusaha speedboat di Halmahera Barat, Maluku Utara melakukan aksi mogok berlayar dan menggalang Kapal Cepat Cantika 08 yang melintas di rute Ternate – Jailolo, Jumat (28/11/2025).
Aksi tersebut dipicu kekecewaan mereka terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) yang dinilai ingkar janji terkait kesepakatan operasional kapal cepat tersebut.
Ketua Asosiasi Speedboat Halmahera Barat, Lon Abdul Gafur, mengungkapkan bahwa sebelumnya Pemda telah menghubungi pihak asosiasi dan menginformasikan rencana masuknya Kapal Cepat Cantika 08.
“Kami kecewa, karena awalnya Pemerintah Daerah menyampaikan bahwa Cantika 08 hanya akan beroperasi Sabtu dan Minggu, apalagi karena Miko Natalia sementara naik dok,” ujar Lon.
Lon menjelaskan, asosiasi sudah menyatakan kesiapan memberi ruang bagi Cantika 08 beroperasi sementara.
“Torang langsung respon. Jangankan Sabtu – Minggu, tiap hari pun tidak masalah,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan bahwa persetujuan itu harus disertai dialog resmi antara Pemda, pihak Cantika 08, dan asosiasi untuk memastikan skema operasional yang adil.
Khawatir Persaingan Tidak Sehat
Asosiasi menuntut agar hanya satu kapal cepat yang beroperasi di rute Ternate–Jailolo. Kekhawatiran muncul jika kapal Miko Natalia kembali beroperasi dan jumlah kapal cepat menjadi dua.
“Takutnya kalau Miko Natalia sudah jalan, maka ada dua kacep. Ini bisa mematikan usaha speedboat,” tambah Lon.
Para pengusaha speedboat menilai keberadaan dua kapal cepat berpotensi menimbulkan persaingan tidak sehat dan berdampak pada keberlanjutan usaha lokal.
Aksi mogok yang dilakukan merupakan bentuk desakan agar Pemda dan DPRD segera membuka ruang dialog resmi.
“Hari ini kami mogok sambil menunggu hearing dengan Pemerintah Daerah maupun DPRD,” tegas Lon.
Para pengusaha memastikan aksi tersebut akan berlangsung hingga ada kejelasan terkait regulasi operasional kapal cepat di jalur Ternate – Jailolo.








Tinggalkan Balasan