Air Vpol Diduga Kotor, Semaindo Desak Polisi Bongkar Produksi Air Vpol Diduga Tercemar

Ketua Umum Semaindo Halbar DKI Jakarta, Sahrir Jamsin (Fotot/istimewa)

HALBAR – Sentrum mahasiswa Indonesia (Semaindo) Halmahera Barat di DKI Jakarta mengecam keras dugaan pelanggaran serius oleh PT Vpol Tirta Sejahtera yang disinyalir memproduksi air minum dalam kemasan tidak higienis dan tidak layak konsumsi.

‎Ketua Umum Semaindo Halbar DKI Jakarta, Sahrir Jamsin, menegaskan, persoalan ini merupakan ancaman langsung terhadap keselamatan masyarakat Halbar yang selama ini telah mengonsumsi produk air kemasan merek Vpol tersebut.

“Ini bukan persoalan sepele, ini ancaman terhadap keselamatan publik. Polres Halbar harus segera memanggil dan memeriksa pemilik serta seluruh pihak di perusahaan itu. Jangan tunggu ada korban baru bergerak,” tegas Sahrir, Kamis (4/12/2025).

Ia menilai dugaan produksi air minum dalam kondisi tidak higienis adalah pelanggaran berat yang harus diusut secara pidana dan administratif. Karena itu, Sahrir mendesak pihak kepolisian untuk bertindak cepat dan tegas, termasuk mempertimbangkan pencabutan izin usaha PT Vpol Tirta Sejahtera.

‎“Segera panggil pemilik dan manajemen untuk dimintai keterangan. Lakukan inspeksi forensik ke fasilitas produksi, ambil sampel untuk diuji di laboratorium independen, dan audit seluruh dokumen perizinan. Jika terbukti melanggar, segel fasilitas produksi, tahan peredaran produk, dan proses pencabutan izin serta penindakan pidana,” jelasnya.

Sahrir juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyelidikan. Menurutnya, publik berhak mengetahui setiap tahapan dan hasil pemeriksaan aparat penegak hukum.

‎“Polres Halbar jangan ragu membuka seluruh bukti dan langkah penegakan hukum. Diamnya aparat hanya akan dianggap sebagai pembiaran terhadap ancaman kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Selain kepolisian, Sahrir turut mendesak BPOM dan instansi terkait lainnya untuk mendukung penuh penyelidikan, terutama dalam uji mutu produk. Namun, ia menegaskan bahwa pemanggilan pemilik perusahaan harus dipimpin dan dipercepat oleh Polres Halbar.

‎“Kami tidak akan berhenti menekan sampai ada tindakan nyata. Jika aparat lamban, Semaindo Halbar DKI Jakarta siap menggunakan semua mekanisme hukum dan dukungan masyarakat untuk menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban,” tutupnya

(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini