Polairud Polda Maluku Utara dan UPP Jailolo Amankan Aktivitas Bongkar Muat Kapal MV Miko Natalia 88
HALBAR – Personel Markas Unit (Marnit) Halmahera Barat, Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda Maluku Utara, bersama Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Jailolo melaksanakan pengamanan dan pengawasan (Pamwas) kegiatan bongkar muat barang dan penumpang kapal MV Miko Natalia 88 di Pelabuhan Jailolo, Kamis (1/1/2026).
Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Markas Unit (Danmarnit) Halbar, Aipda Julkifli Humah, dengan melibatkan personel antara lain Bripka Dahlan Pelu, Briptu Arman Putra Pratama, dan Abripda Rein Lodrik Balamo.
Selain melakukan Pamwas di Pelabuhan Jailolo, personel Polairud Marnit Halbar juga melaksanakan pengamanan terhadap pengguna jasa dan pengunjung di pelabuhan lokal Area Festival Teluk Jailolo (FTJ), nelayan lokal, serta masyarakat yang melintas di sekitar kawasan pelabuhan FTJ.
Pada pukul 08.15 WIT, personel Polairud kembali melaksanakan Pamwas di pelabuhan speedboat Jailolo – Ternate, baik terhadap penumpang maupun barang yang tiba dan berangkat.
Selanjutnya, pada pukul 16.00 WIT, pengawasan dilakukan terhadap pengunjung dan wisatawan lokal di Tanjung Rappa Pelangi, Desa Bobanehena, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.
Danmarnit Halbar, Aipda Julkifli Humah, kepada media ini menyampaikan bahwa pada pukul 08.00 WIT, personel Marnit Halbar bersama Syahbandar Jailolo melakukan pengawasan dan pengamanan proses bongkar muat penumpang dan barang kapal MV Miko Natalia 88 yang baru tiba dari Ternate.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk melindungi serta memberikan rasa aman kepada pengguna jasa kapal dan pelabuhan, khususnya masyarakat yang kembali dari Ternate dalam rangka libur akhir tahun bersama keluarga,” ujarnya.
Ia berharap dengan kehadiran personel Polairud, masyarakat Halmahera Barat dapat merasa lebih aman dan nyaman, sehingga seluruh aktivitas di pelabuhan dapat berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim, menjelaskan, Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pelabuhan Jailolo melibatkan berbagai stakeholder, di antaranya UPP Kelas III Jailolo, Dinas Perhubungan Halbar, Polres Halbar, Polairud Polda Maluku Utara Wilayah Halbar, TNI Koramil Jailolo, Karantina, Kesehatan Pelabuhan, serta Basarnas Ternate.
“Harapan saya selaku Syahbandar di wilayah administrasi UPP Kelas III Jailolo, layanan kapal di pelabuhan dapat berjalan lancar tanpa gangguan, baik di alur pelayaran maupun saat kapal sandar dan beroperasi di pelabuhan,” tandasnya.
Ia menambahkan, kelancaran layanan transportasi laut selama masa angkutan Nataru diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.













Tinggalkan Balasan