Kepala PLN UP3 Ternate Absen dari Pemeriksaan Tipikor, Kasus PPJU Disorot

Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Utara (Foto/Yasim Mujair/kierahapost.com)

SOFIFI – Kepala PLN UP3 Ternate, Faisal tidak hadir dalam agenda pemeriksaan Tim Penyelidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara.

‎Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dugaan ketidaktransparanan data pelanggan listrik yang berpotensi merugikan keuangan daerah, khususnya Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Kota Ternate.

‎Kepala Bidang Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Wahyu Istanto Bram, membantah adanya unsur mangkir dalam ketidakhadiran tersebut.

‎“Bukan mangkir, namun yang bersangkutan kebetulan sedang ada kegiatan lain saat jadwal pemeriksaan,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).

‎Menurutnya, alasan ketidakhadiran itu telah disampaikan kepada penyidik, sehingga pemeriksaan akan dijadwalkan ulang. Saat ini, penyidik masih menunggu Kepala Subdirektorat (Kasubdit) yang sedang berada di Jakarta untuk kembali, sebelum penjadwalan ulang dibahas secara internal.

“Sepertinya menunggu Kasubdit kembali dari Jakarta, baru jadwal pemeriksaan tersebut didiskusikan kembali di internal,” jelasnya.

Sementara itu, informasi yang diterima kierahapost.com menyebutkan, data pelanggan listrik yang semestinya menjadi bagian dari pelayanan publik hingga kini tidak pernah diserahkan secara utuh kepada Pemerintah Kota Ternate.

‎Akibat kondisi tersebut, besaran PPJU yang dipungut dari pelanggan dan disetorkan oleh PLN ke kas daerah disebut tidak pernah diketahui secara pasti dan transparan. Situasi ini memunculkan dugaan adanya potensi kerugian keuangan daerah.

‎Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan oleh Ditreskrimsus Polda Maluku Utara masih terus berjalan, dan penyidik memastikan akan memanggil kembali pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini