52 Persen Korban Laka Lantas di Maluku Utara Meninggal, Dirlantas Tekankan Pendekatan Humanis

Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Doni Hermawan (Foto/Yasim Mujair/kierahapost.com)

SOFIFI – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku Utara mencatat sebanyak 175 kecelakaan lalu lintas terjadi sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 92 orang meninggal dunia, atau sekitar 52 persen dari total kasus kecelakaan.

Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Doni Hermawan mengatakan, bahwa angka tersebut tidak bisa dipandang sekadar sebagai data statistik semata.

“Ini bukan sekadar angka. Di balik setiap kecelakaan lalu lintas, ada nyawa manusia yang harus kita selamatkan,” ujar Doni ,Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, melalui program Polantas Menyapa, jajaran polisi lalu lintas diharapkan hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang lebih humanis dan penuh empati.

‎“Saya minta kita hadir dengan hati, menyapa masyarakat dengan empati, mengingatkan dengan ketulusan dan edukasi yang penuh kepedulian,” katanya.

Doni menegaskan, tujuan utama penegakan hukum di jalan raya bukanlah untuk menghukum, melainkan menyelamatkan nyawa pengguna jalan.

“Jangan biarkan satu kelalaian kecil di jalan merenggut masa depan seseorang. Gunakan pendekatan humanis, karena tujuan kita bukan menghukum tetapi menyelamatkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, setiap imbauan yang disampaikan petugas lalu lintas bisa menjadi penentu keselamatan seseorang.

“Setiap imbauan yang kita sampaikan bisa menjadi alasan seseorang pulang dengan selamat ke rumahnya,” tutupnya.

Ditlantas Polda Maluku Utara pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Polantas Menyapa sebagai ruang bersama dalam menjaga keselamatan dan kehidupan di jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini