Warga Desa Dama Kecewa, Tanam Pisang di Jalan; Pemerintah Didesak Segera Perbaiki
HALUT – Warga Desa Dama, Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang dan kelapa di badan jalan yang rusak parah, Minggu (16/2/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap pemerintah provinsi yang dinilai belum merealisasikan janji perbaikan jalan yang telah rusak selama bertahun-tahun.
Pantauan di lokasi, puluhan warga turun langsung menanam pohon di sejumlah titik jalan berlubang dan berlumpur. Aksi simbolik itu dilakukan untuk menarik perhatian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Ketua RT 06 Desa Dama, Luti Kasim mengatakan, jalan tersebut sudah lama rusak dan sering menyebabkan kecelakaan.
“Jalan ini sudah cukup lama rusak dan sudah banyak yang jadi korban. Kami kecewa karena pemerintah hanya janji-janji,” kata Luti saat di konfirmasi.
Menurutnya, jalan tersebut belum mendapat perbaikan serius selama kurang lebih 17 tahun.
“Kami meminta pemerintah provinsi segera melihat kondisi jalan ini dan memperbaikinya. Desa Dama ini berada di wilayah kecamatan, tapi sampai sekarang belum diperbaiki,”tandasnya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat di Kecamatan Loloda Kepulauan.












Tinggalkan Balasan