Warga Desak Satpol PP Tertibkan Lapak Liar di Depan Duafa Center, Bikin Jalan Macet

Puluhan lapak liar yang berjualan di trotoar depan Duafa Center (Foto/Yasim Mujair kierahapost.com)

TERNATE – Warga Kota Ternate, Maluku Utara, mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ternate segera menertibkan puluhan lapak liar yang berjualan di trotoar depan Duafa Center, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah.

Pasalnya, keberadaan lapak-lapak musiman tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum dan menyebabkan kemacetan lalu lintas di ruas jalan yang cukup padat itu.

‎Pantauan kierahapost.com, puluhan lapak pedagang musiman tampak berdiri di atas trotoar hingga sebagian badan jalan di depan Duafa Center.

Kondisi ini membuat ruang bagi pejalan kaki semakin sempit dan kendaraan yang melintas harus melambat, sehingga sering memicu antrean panjang kendaraan.

‎Salah satu pengendara sepeda motor, Anwar, mengaku hampir setiap hari terjebak kemacetan saat melintas di lokasi tersebut.

“Kalau lewat di depan Duafa Center pasti macet. Penyebabnya karena banyak lapak-lapak musiman yang jualan sampai ke trotoar bahkan badan jalan,” ujar Anwar, Senin (9/3/2026).

Anwar mempertanyakan pihak yang memberikan izin kepada para pedagang tersebut untuk berjualan di lokasi yang jelas-jelas merupakan fasilitas umum.

“Ini sebenarnya siapa yang izinkan? Kalau dibiarkan terus, jalan jadi semrawut. Satpol PP harus turun tangan dan menertibkan,” tegasnya.

Menurutnya, jika tidak segera ditertibkan, kondisi itu tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga merusak wajah kota. Ia meminta Satpol PP Kota Ternate tidak tinggal diam terhadap persoalan tersebut.

“Satpol PP jangan diam saja. Ini sudah jelas mengganggu pengguna jalan. Harus ditertibkan supaya tidak bikin macet terus,” pungkasnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Ternate melalui Satpol PP segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan lapak-lapak liar tersebut agar trotoar kembali berfungsi sebagaimana mestinya dan arus lalu lintas di kawasan itu kembali normal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini