Pemuda Mabuk Ngamuk Bawa Parang, Teror Warga di Halmahera Barat
HALBAR – Aksi brutal sekelompok pemuda bersenjata tajam (parang) menggemparkan warga Desa Gamomeng, Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara,Insiden terjadi Selasa (31/3/2026) malam sekitar pukul 23.20 WIT itu memicu kepanikan warga dan mengganggu arus lalu lintas di ruas Jalan Ngaru Uis.
Informasi yang dihimpun kierahapost.com menyebutkan, sedikitnya lima pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) datang sambil membawa parang dan langsung membuat keributan di jalan raya. Mereka berteriak-teriak, bahkan memukul tiang listrik hingga menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan.
Kelima pemuda tersebut masing-masing berinisial AH, FF, CL, BH, dan SN.
Salah satu saksi berinisial H mengungkapkan, situasi semakin tidak terkendali saat warga mulai berkumpul akibat ulah para pelaku.
“Awalnya mereka datang sudah dalam keadaan mabuk, langsung bikin ribut sambil bawa parang. Warga jadi takut karena mereka juga teriak-teriak dan pukul tiang listrik,” ujar salah satu saksi, Kamis (2/4/2026).
Sekitar pukul 23.40 WIT, tokoh masyarakat bersama Ketua BUMDes setempat berupaya menenangkan situasi. Namun, upaya tersebut justru mendapat perlawanan. Para pelaku melontarkan cacian dan makian, bahkan sempat terjadi aksi saling rebut parang yang diduga hendak digunakan untuk menyerang Ketua BUMDes.
Melihat situasi semakin berbahaya, tokoh masyarakat dan Ketua BUMDes memilih meninggalkan lokasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Ketua BUMDes Gamomeng, Bosgar, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Halmahera Barat sekitar pukul 01.40 WIT.
Dugaan sementara, aksi nekat para pemuda ini dipicu ketidakpuasan terhadap pengelolaan galian pasir (normalisasi) yang dilakukan oleh BUMDes setempat.
Selain itu, faktor konsumsi minuman keras juga disebut menjadi pemicu utama keributan.
Hingga kini,Polres Halmahera Barat masih mendalami kasus tersebut dan berpotensi menindak para pelaku atas dugaan membawa senjata tajam serta mengganggu ketertiban umum.
Warga berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang dan situasi keamanan di Desa Gamomeng kembali kondusif.





Tinggalkan Balasan