Oknum Densus 88 Diduga Tipu Calon Istri hingga Pernikahan Batal, Pimpinan Tegas: Akan Diproses Hukum
TERNATE – Dugaan pelanggaran yang menyeret seorang oknum anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Maluku Utara akhirnya mendapat perhatian serius dari pimpinan.
Oknum anggota Densus 88 berinisial Briptu AA alias Alim kini terancam diproses hukum setelah dilaporkan oleh calon istrinya sendiri, seorang perempuan berinisial AH alias Anisa (25 tahun), warga Kelurahan Toboleu, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.
Kasus ini mencuat setelah korban buka suara terkait dugaan penipuan dan sikap lepas tanggung jawab yang dilakukan oknum anggota tersebut hingga berujung pada gagalnya rencana pernikahan mereka.
Informasi yang dihimpun kierahapost.com, Briptu AA diketahui bertugas sebagai Banit Tim Unit II Opsnal Subdit Opsnal Unit Intel Densus 88 AT Polri Satgaswil Maluku Utara.
Menanggapi persoalan itu, Kasatgaswil Densus 88 Antiteror Polri wilayah Maluku Utara, AKBP Muslim Nanggala, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam dan memastikan laporan korban telah ditindaklanjuti.
“Untuk masalah ini saya selaku pimpinan wilayah sudah monitor,” kata Muslim Nanggala saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, Briptu AA memang benar merupakan anggota aktif Densus 88 wilayah Maluku Utara.
Muslim menegaskan, institusinya akan memproses oknum tersebut sesuai aturan dan mekanisme kedinasan yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran.
“Kita tetap akan proses oknum tersebut sesuai aduan dari pihak korban dalam hal ini pihak perempuan,” tegasnya.
Tidak hanya itu, pihak Densus 88 wilayah Maluku Utara juga telah menerjunkan tim guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan tersebut.
Ia memastikan, tindakan tegas akan diberikan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran yang dilakukan anggota bersangkutan.
“Kita tidak tinggal diam, jelas kalau terbukti akan diproses,” ujarnya.
Muslim juga mengungkapkan, pihak keluarga laki-laki dijadwalkan akan menemui keluarga perempuan guna membicarakan persoalan tersebut.
“Rencananya hari ini pihak keluarga laki-laki akan menemui keluarga perempuan,” pungkasnya.










Tinggalkan Balasan