Kejari Segera Periksa Bupati Halbar, Dugaan Korupsi Bansos Rp 6 Miliar

Foto bupati Halbar Jems Uang (Dok/istimewa)

HALBAR – Pengusutan dugaan korupsi anggaran Bantuan Sosial (Bansos) pada Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tahun anggaran 2023 – 2024 memasuki babak penting.

Kejaksaan Negeri Halbar dikabarkan segera memeriksa Bupati Halmahera Barat, Jems Uang, terkait perkara dugaan korupsi yang nilai anggarannya ditaksir mencapai Rp 6 miliar lebih.

Informasi yang diperoleh Kierahapost.com dari sumber internal Kejari Halbar menyebutkan, pemeriksaan terhadap Bupati Jems Uang tengah dipersiapkan oleh tim penyidik dan dijadwalkan dalam waktu dekat.

“Mungkin dalam waktu dekat kita jadwalkan periksa Bupati Halbar,” ujar sumber tersebut kepada Kierahapost.com, Kamis (10/9/2026).

Rencana pemeriksaan tersebut menjadi perkembangan serius dalam pengusutan dugaan penyimpangan anggaran Bansos di Dinas Sosial Halbar.

Penyidik kini diduga tengah mendalami berbagai aspek perkara, mulai dari proses penganggaran, mekanisme penyaluran, penerima manfaat hingga penggunaan anggaran Bansos pada tahun 2023 dan 2024.

Nilai anggaran yang mencapai miliaran rupiah membuat perkara ini menjadi perhatian publik. Penyidik Kejari Halbar dituntut mampu mengungkap secara terang bagaimana pengelolaan dana tersebut dilakukan dan apakah terdapat penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara.

Pemeriksaan terhadap Bupati Jems Uang juga dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk memperjelas rangkaian perkara serta menggali keterangan terkait pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pengelolaan anggaran Bansos.

Kejari Halbar sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak dalam rangka pendalaman perkara. Langkah tersebut dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti sekaligus memperkuat konstruksi hukum atas dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani.

Jika pemeriksaan terhadap Bupati Halbar terealisasi, perhatian publik dipastikan semakin tertuju pada perkembangan kasus Bansos bernilai Rp 6 miliar lebih tersebut.

Masyarakat Halmahera Barat pun menunggu langkah tegas Kejari Halbar dalam mengusut perkara ini hingga tuntas, termasuk menelusuri penggunaan anggaran dan pihak-pihak yang nantinya berdasarkan alat bukti memiliki keterkaitan dengan dugaan penyimpangan tersebut.

Kierahapost.com telah berupaya mengonfirmasi Bupati Halmahera Barat Jems Uang terkait informasi bahwa dirinya akan diperiksa penyidik Kejari Halbar dalam waktu dekat. Namun, hingga berita ini dipublikasikan, yang bersangkutan belum memberikan respons.

Penyelidikan dan pemeriksaan tersebut tidak serta-merta menunjukkan seseorang bersalah. Penentuan adanya tindak pidana dan pihak yang bertanggung jawab tetap berdasarkan hasil penyidikan serta proses hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini