Bantu Warga Pulihkan Penglihatan, Kejati Layani 300 Pasien Katarak di Maluku Utara ‎

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus M. Tacoy cek kesiapan operasi katarak di asrama haji Ternate (Dok/Kierahapost.com)

TERNATE – Lebih dari 300 pasien katarak di Maluku Utara terdata mengikuti program pemeriksaan dan operasi katarak gratis yang digelar Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan yang berlangsung pada 24 – 25 Oktober 2026 di Rumah Sakit Chasan Boesoirie, Ternate, ini menjadi bentuk kepedulian Kejati Maluku Utara terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan, khususnya warga yang membutuhkan penanganan medis tetapi terkendala biaya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus M. Tacoy mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, sebagaimana sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Roberthus mengungkapkan, gagasan pelaksanaan kegiatan ini berawal ketika dirinya melihat data mengenai masyarakat yang menderita katarak di Maluku Utara. Dari situ, ia tergerak untuk menghadirkan pelayanan kesehatan mata gratis dengan menggandeng sejumlah rekan yang sebelumnya telah melaksanakan kegiatan serupa di daerah lain.

“Begitu bertugas di sini, saya melihat data-data terkait penderita katarak. Saya tergerak hati dan menyampaikan kepada rekan-rekan yang selama ini bersama-sama melakukan kegiatan serupa di tempat lain. Puji Tuhan, mereka setuju,” ungkap Roberthus,Jumat (23/10/2026).

‎Jaksa dua bintang itu menyebutkan, jumlah pasien yang terdata telah mencapai lebih dari 300 orang. Operasi katarak dijadwalkan dilaksanakan setelah pemeriksaan, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi para pasien.

“Besok kita akan melakukan operasi. Mohon doa agar semuanya berjalan dengan baik dan pasien-pasien ini bisa kembali dalam keadaan mata yang dapat melihat normal,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mata, program tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh penanganan medis tanpa harus terbebani biaya operasi.

Salah satu pasien, Ferdinan Bubane, menyampaikan terima kasih kepada Kejati Maluku Utara dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara atas terselenggaranya program tersebut.

‎Ia mengaku bersyukur karena kegiatan operasi katarak gratis ini memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, khususnya para penderita gangguan penglihatan.

“Atas nama seluruh pasien, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Kami merasa bangga dengan adanya program operasi katarak gratis ini,” kata Ferdinan.

Program tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dalam momentum peringatan HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara.
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini