Polda Turunkan Tim Gabungan Elite, Pembunuhan di Patani Diburu Habis dengan Teknologi Canggih

Tim gabungan lintas fungsi dikerahkan usut kasus pembunuhan di wilayah Patani (Foto/istimewa)

HALTENG – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menunjukkan keseriusan penuh dalam mengungkap kasus pembunuhan di wilayah Patani, Kabupaten Halmahera Tengah.

Tak main-main, tim gabungan lintas fungsi dikerahkan dengan kekuatan lengkap, mulai dari penyidik hingga dukungan teknologi modern.

Tim ini terdiri dari berbagai unsur strategis seperti penyidik, Intelmob, Tim Penjejak dan Tim Pemburu Brimob, Inafis, Humas, Bhabinkamtibmas, Unit K9, hingga dukungan drone dan Laboratorium Forensik (Labfor).

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W menegaskan, pembentukan tim gabungan ini merupakan langkah serius Polri untuk mengungkap kasus secara menyeluruh, profesional, dan berkeadilan.

“Ini adalah kekuatan terpadu. Semua fungsi kami satukan, mulai dari penyidikan, intelijen, hingga teknologi modern, agar pengungkapan kasus berjalan objektif, terukur, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Dalam operasi tersebut, penyidik menjadi garda terdepan dalam membangun konstruksi perkara melalui pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti. Intelmob memperkuat analisis pergerakan pelaku, sementara Tim Penjejak Brimob menyisir jejak di lapangan dan Tim Pemburu disiapkan untuk melakukan pengejaran secara taktis.

Pendekatan ilmiah juga menjadi kunci. Inafis melakukan olah TKP secara presisi yang kemudian diperkuat dengan hasil uji Laboratorium Forensik, termasuk analisis DNA dan barang bukti lainnya. Unit K9 turut dilibatkan untuk melacak jejak pelaku dengan kemampuan penciuman yang telah teruji.

Tak hanya itu, teknologi drone dimanfaatkan untuk memantau area dari udara, terutama di wilayah sulit dijangkau. Di sisi lain, Bhabinkamtibmas aktif menggandeng masyarakat guna menggali informasi sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

‎“Peran masyarakat sangat penting. Informasi sekecil apa pun bisa menjadi kunci dalam mengungkap kasus ini,” tambahnya.

Sementara itu, fungsi Humas memastikan setiap perkembangan kasus disampaikan secara terbuka dan proporsional kepada publik sebagai bentuk transparansi.

Melalui sinergi lintas fungsi ini, Polda Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus pembunuhan di Patani dengan tegas, profesional, dan berkeadilan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini