PG PAUD Unkhair Gelar Kuliah Tamu tentang Pentingnya Gizi Anak
HALBAR – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) FKIP Universitas Khairun menggelar kuliah tamu bertema “Makanan Bergizi Meningkatkan Martabat Bangsa, Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan” di Aula Banau Kampus I Unkhair, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Dosen Gizi Institute Sains dan Kependidikan (Isdik) Kie Raha Maluku Utara, Fahmil Usman, S.Gz., M.Gz serta Koordinator MBG Wilayah Ternate Tengah, Juan Ricky, S.I.Kom sebagai pemateri.
Ketua Program Studi PG PAUD FKIP Unkhair, Dr. Rosita Wondal, M.Pd mengatakan, kuliah tamu tersebut merupakan bagian dari proyek mata kuliah kesehatan dan gizi anak usia dini yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Menurutnya, kegiatan itu bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya makanan bergizi, khususnya pada 1000 hari pertama kehidupan anak.
“Sebagai calon guru PAUD maupun calon ibu, mahasiswa perlu memiliki pengetahuan yang benar tentang peran gizi dalam meningkatkan kecerdasan anak. Ini merupakan investasi masa depan bangsa,” ujar Rosita.
Ia juga menyampaikan pesan Ketua Jurusan Pendidikan Dasar FKIP Unkhair, Dr. Bujuna Alhadad, M.Ag, yang menilai kuliah tamu menjadi salah satu kegiatan penting dalam meningkatkan indikator kinerja utama (IKU) fakultas.
Selain itu, Dekan FKIP Unkhair, Prof. Dr. Abdul Mas’ud, M.Pd turut menekankan bahwa Maluku Utara memiliki potensi besar dalam penganekaragaman pangan. Namun, potensi tersebut harus didukung sumber daya manusia yang memahami pengelolaan pangan bergizi bagi anak usia dini.
“Mahasiswa memiliki kesempatan untuk memahami nilai-nilai gizi yang sangat penting bagi anak bangsa,” katanya.
Sementara itu, Koordinator MBG Wilayah Ternate Tengah, Juan Ricky mengatakan, pemerintah terus mendorong peningkatan status gizi anak melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Ricky, program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus menurunkan angka stunting di Indonesia.
“Program ini masih baru, tetapi menjadi langkah baik pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ahli Gizi Fahmil Usman menjelaskan pentingnya pola makan seimbang dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi ibu hamil dan anak pada masa 1000 hari pertama kehidupan.
Ia menjelaskan, isi piring makan ideal terdiri dari seperempat karbohidrat, seperempat protein dan lauk pauk, serta setengah bagian lainnya sayur dan buah.
“Karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan air putih merupakan bagian penting dari gizi seimbang. Dengan makanan bergizi, pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan baik serta mendukung aktivitas belajar,” jelas Fahmil.
Ia berharap melalui kuliah tamu tersebut mahasiswa semakin memahami pentingnya gizi bagi anak usia dini maupun kehidupan sehari-hari.






Tinggalkan Balasan