Kesbangpol Halbar Gencarkan Perang Melawan Narkoba di Sekolah

Kierahapost.com Riski Samsudin
Foto bersama usai kegiatan (Dok: Istimewa)

HALBAR – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba yang menyasar para pelajar di wilayah Halmahera Barat.

‎Kegiatan bertema “Halmahera Barat Tangguh, Lawan Narkoba, Bangun Negeri” itu berlangsung selama dua hari, 8–9 Juni 2026, di SMP Negeri 2 Jailolo dan SMP GMIH Idam Gamlamo, Kecamatan Sahu.

Sosialisasi yang digelar Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kesbangpol Halbar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Kasat Narkoba Polres Halbar Iptu M. Hasba, perwakilan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Farid T. Yahyoko, serta Kepala Kesbangpol Halbar Asnath Sowo.

Kepala Kesbangpol Halbar, Asnath Sowo, menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, berkarakter, dan terbebas dari ancaman narkoba.

Menurutnya, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam membangun benteng pertahanan terhadap bahaya narkotika yang dapat merusak masa depan anak-anak bangsa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kesadaran para pelajar tentang bahaya narkoba sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif narkotika,” ujar Asnath.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Ormas Kesbangpol Halbar, M. Syamsir Ali, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai berbagai jenis narkoba serta dampak buruk yang ditimbulkannya.

Selain menerima materi dari para narasumber, para peserta juga diajak menjadi agen perubahan yang aktif menyuarakan gerakan anti-narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Pelajar harus menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Mereka diharapkan mampu mengedukasi teman sebaya dan menciptakan lingkungan yang sehat serta bebas dari narkoba,” kata Syamsir.

‎Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk mengenali, mencegah, dan melawan segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

“Harapan kami, para peserta tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini